Resep Herbal

Seduhan Serai Jahe

Minuman hangat aromatik dari serai dan jahe. Resep ini tidak ditujukan untuk mengobati gangguan ginjal, tekanan darah, pencernaan, demam, atau kondisi medis lain.

Waktu: 10–15 menit Tingkat: Mudah
Bahan yang Digunakan

Kenali bahan sebelum membuat resep

Klik setiap bahan untuk membaca informasi penggunaan, penelitian, dan keamanannya.

Komposisi

Bahan dan takaran

  • 300 ml air
  • 1 batang serai kecil, memarkan
  • 2–3 iris tipis jahe segar
Bila perlu mengganti bahan

Bila tidak tersedia jahe, serai dapat diseduh sendiri dalam konteks minuman pangan. Jangan mengganti serai segar dengan minyak esensial untuk diminum.

Cara Membuat

Langkah penyajian

  1. Cuci serai dan jahe.
  2. Memarkan serai dan iris jahe.
  3. Masukkan ke 300 ml air, didihkan, lalu kecilkan api.
  4. Rebus perlahan 5–7 menit, saring, lalu sajikan hangat.
Setelah Dibuat

Cara menyajikan dan menyimpan

Cara menyajikan

Sajikan hangat sebagai minuman. Jangan menambahkan minyak esensial serai ke dalam resep karena konsentrasinya berbeda dari bahan pangan.

Penyimpanan

Paling baik diminum setelah dibuat. Bila disimpan, gunakan wadah tertutup di lemari pendingin dan gunakan maksimal 24 jam.

Sebelum Mengonsumsi

Hal yang perlu diperhatikan

Keamanan bergantung pada bahan, jumlah, kondisi kesehatan, usia, serta obat atau suplemen yang sedang digunakan.

Batas penggunaan

Resep ditujukan untuk konsumsi sesekali sebagai minuman. Evidence manusia untuk penggunaan teh serai medicinal masih terbatas; jangan meningkatkan konsentrasi atau frekuensi dengan tujuan terapi.

Alergi

Hindari bila memiliki alergi terhadap serai, jahe, atau komponen terkait.

Obat dan kemungkinan interaksi

Interaksi obat yang mapan untuk serai belum ditetapkan dari sumber batch ini. Pengguna obat rutin—terutama terkait tekanan darah, cairan/elektrolit, atau fungsi ginjal—sebaiknya tidak menggunakan seduhan sangat pekat atau rutin sebagai medicinal tanpa konsultasi.

Kehamilan, menyusui & kondisi khusus

Perlu perhatian pada penyakit ginjal, pembatasan cairan/elektrolit, kehamilan/menyusui, dan penggunaan herbal medicinal berulang. Data safety serai pada situasi tersebut terbatas.

Segera Cari Bantuan Medis

Jangan mengandalkan resep rumahan bila muncul tanda bahaya

  • Reaksi alergi berat.
  • Penurunan urine yang nyata, pembengkakan baru, atau pusing berat.
  • Muntah/diare berat atau tanda dehidrasi.
Referensi

Sumber yang digunakan

Referensi berikut membantu menjelaskan penggunaan dan keamanan bahan pada resep ini.

1

Human Study — Lemongrass Tea and Renal Function Indices

<p>Ekpenyong CE, Daniel NE, Antai AB. Effect of lemongrass tea consumption on estimated glomerular filtration rate and creatinine clearance rate. J Ren Nutr. 2015;25(1):57-66. PMID: 25440110.</p>

Journal of Renal Nutrition · 2015 Buka sumber asli ↗
2

EMA — European Union Herbal Monograph: Zingiber officinale Roscoe, rhizoma

<p>European Medicines Agency, Committee on Herbal Medicinal Products (HMPC). European Union herbal monograph on Zingiber officinale Roscoe, rhizoma, revision 1. Published 7 May 2025.</p>

European Medicines Agency · 2025 Buka sumber asli ↗
Tentang Konten Ini

Penulis dan pembaruan informasi

Disusun olehhalobekamofficial
Terakhir diperbarui13 August 2026
Referensi2 sumber
Catatan resep

Formulasi dibuat untuk konsumsi umum dan tidak ditujukan sebagai dosis terapi serai.

Catatan penting

Informasi ini ditujukan untuk edukasi. Resep herbal bukan pengganti diagnosis, pemeriksaan, obat, atau penanganan dari tenaga kesehatan. Bila Anda memiliki kondisi kesehatan tertentu atau menggunakan obat rutin, pertimbangkan informasi keamanan setiap bahan sebelum menggunakannya.