Bahan Herbal

Jahe

Zingiber officinale

Jahe (Zingiber officinale) adalah tanaman yang rimpangnya digunakan sebagai bahan pangan dan untuk tujuan kesehatan. Penggunaan kesehatan jahe telah dipelajari pada manusia, tetapi mutu bukti dan hasilnya berbeda menurut tujuan penggunaan, bentuk sediaan, dan konteksnya.

Bervariasi menurut penggunaan Rimpang (batang bawah tanah)
Tentang Bukti Ilmiah

Apa yang diketahui dari penelitian tentang Jahe

Gambaran bukti saat ini Bervariasi menurut penggunaan

Bukti ilmiah mengenai jahe berbeda menurut tujuan penggunaan. NCCIH menyatakan banyak studi manusia telah dilakukan tetapi sebagian tidak berkualitas tinggi. NCCIH menilai jahe mungkin membantu mual dan muntah terkait kehamilan dan mungkin membantu mengurangi beratnya kram menstruasi; untuk motion sickness, sebagian besar studi yang dirangkum NCCIH tidak menunjukkan manfaat, dan manfaat untuk mual terkait kemoterapi atau setelah operasi masih tidak pasti.

EMA menggunakan kerangka regulatori yang berbeda untuk herbal medicinal products dan mengakui well-established use untuk sediaan bubuk rimpang tertentu dalam pencegahan mual dan muntah akibat motion sickness, sementara beberapa penggunaan lain diklasifikasikan sebagai traditional medicinal use. Perbedaan ini menunjukkan bahwa evidence harus dibaca sesuai indikasi, sediaan, populasi, dosis, dan kerangka penilaiannya.

Yang perlu dipahami

Informasi mengenai jahe tidak boleh ditafsirkan sebagai bukti bahwa jahe dapat mendiagnosis, mengobati, menyembuhkan, atau mencegah penyakit secara umum. Temuan pada satu indikasi, sediaan, dosis, atau populasi tidak otomatis berlaku pada penggunaan lainnya. Ringkasan EMA khusus membahas herbal medicinal products yang memenuhi persyaratan farmasi dan tidak otomatis berlaku pada makanan, suplemen, kosmetik, atau produk lain.

Sebelum Menggunakan

Hal yang perlu diperhatikan

Perhatikan efek samping, interaksi, kondisi khusus, dan tanda yang memerlukan bantuan medis.

NCCIH menyatakan jahe telah digunakan dengan aman dalam banyak penelitian ketika diminum sebagai suplemen, tetapi efek samping dapat terjadi. Keamanan perlu dinilai sesuai bentuk sediaan, jumlah penggunaan, kondisi pengguna, dan penggunaan obat lain. Monograf EMA memiliki batas khusus untuk ginger rhizoma medicinal products; batas tersebut tidak boleh digeneralisasi tanpa konteks ke semua bentuk jahe.

Efek samping yang dilaporkan

NCCIH mencatat efek samping oral seperti rasa tidak nyaman di perut, heartburn, diare, serta iritasi mulut dan tenggorokan. EMA menyebut reaksi alergi kulit atau mual dapat terjadi, dan gangguan lambung termasuk efek yang dilaporkan pada ginger rhizoma medicinal products.

Interaksi obat, suplemen & herbal

NCCIH menyarankan orang yang menggunakan obat untuk berkonsultasi dengan tenaga kesehatan sebelum memakai jahe atau produk herbal karena interaksi herbal-obat dapat terjadi. Dalam penilaian EMA terhadap ginger rhizoma medicinal products, tidak ada interaksi obat yang telah dideskripsikan dalam literatur pada saat penilaian. Ketiadaan interaksi yang dideskripsikan bukan bukti bahwa interaksi mustahil terjadi.

Kapan perlu berhati-hati

Hindari penggunaan bila memiliki alergi terhadap jahe. Untuk ginger rhizoma medicinal products, EMA menetapkan pembatasan umur yang berbeda menurut indikasi dan menyarankan konsultasi bila keluhan tertentu menetap atau memburuk. Informasi tersebut berlaku pada konteks medicinal product yang dinilai EMA.

Kehamilan & menyusui

NCCIH menyatakan penggunaan suplemen jahe selama kehamilan mungkin aman, tetapi menyarankan konsultasi dengan tenaga kesehatan; informasi keamanan saat menyusui masih terbatas. EMA, dalam konteks ginger rhizoma medicinal products, menyatakan produk tersebut tidak digunakan selama kehamilan atau menyusui. Perbedaan ini perlu ditampilkan sesuai konteks sumber dan jenis produk, bukan disederhanakan menjadi satu klaim universal.

Siapa yang perlu lebih berhati-hati

Perhatian khusus diperlukan pada pengguna obat rutin, orang dengan riwayat alergi terhadap jahe, ibu hamil atau menyusui, serta anak dan remaja ketika penggunaan mengikuti konteks herbal medicinal product. Batas usia pada EMA berbeda menurut indikasi; jangan digeneralisasi ke penggunaan pangan biasa.

Operasi & prosedur medis

Dua sumber utama yang digunakan pada entity ini tidak memberikan rekomendasi operasi atau prosedur medis yang cukup spesifik untuk dijadikan panduan HaloBekam. Field ini sengaja ditandai membutuhkan sumber tambahan sebelum dibuat rekomendasi yang lebih rinci.

Segera Cari Bantuan Medis

Hentikan penggunaan dan cari pertolongan jika...

Hentikan self-care dan cari penilaian tenaga kesehatan bila muncul reaksi alergi atau keluhan memburuk. Dalam konteks penggunaan medicinal product EMA untuk nyeri sendi ringan, konsultasi dianjurkan bila nyeri disertai pembengkakan sendi, kemerahan, atau demam. EMA juga memberi batas waktu tertentu untuk keluhan yang menetap menurut indikasinya; batas tersebut harus dibaca dalam konteks produk dan indikasi yang dinilai.

Penggunaan & Tradisi

Penggunaan sehari-hari dan riwayat tradisional

Penggunaan umum

Jahe digunakan dalam pangan dan untuk tujuan kesehatan. Dalam penelitian manusia, jahe telah dipelajari terutama untuk beberapa jenis mual dan muntah, kram menstruasi, serta gejala osteoarthritis lutut. Sebagian besar studi kesehatan menilai suplemen atau sediaan tertentu, bukan penggunaan jahe sebagai makanan biasa.

Riwayat / tradisi

Jahe telah lama digunakan dalam praktik pengobatan tradisional. Riwayat penggunaan tradisional tidak sama dengan bukti efektivitas klinis. Monograf EMA juga membedakan penggunaan yang didukung studi klinis dari penggunaan tradisional yang didasarkan pada penggunaan medicinal jangka panjang.

Baca Juga

Informasi yang berkaitan dengan bahan ini

Temukan resep, kondisi, atau produk yang berkaitan ketika panduannya sudah tersedia.

Referensi

Sumber yang digunakan

Rujukan berikut digunakan untuk menyusun penjelasan pada halaman ini.

1

NCCIH — Ginger: Usefulness and Safety

<p>National Center for Complementary and Integrative Health. Ginger: Usefulness and Safety. National Institutes of Health. Last updated February 2025.</p>

National Institutes of Health (NIH) · 2025 Buka sumber asli ↗
2

EMA — European Union Herbal Monograph: Zingiber officinale Roscoe, rhizoma

<p>European Medicines Agency, Committee on Herbal Medicinal Products (HMPC). European Union herbal monograph on Zingiber officinale Roscoe, rhizoma, revision 1. Published 7 May 2025.</p>

European Medicines Agency · 2025 Buka sumber asli ↗
Tentang Konten Ini

Penulis dan pembaruan informasi

Disusun oleh halobekamofficial
Ditinjau oleh halobekamofficial
Terakhir ditinjau 13 August 2026
Referensi 2 sumber
Catatan penting

Informasi ini ditujukan untuk edukasi dan tidak menggantikan diagnosis, pemeriksaan, obat, atau penanganan dari tenaga kesehatan. Bukti mengenai suatu bahan dapat berbeda menurut tujuan penggunaan, bentuk sediaan, jumlah yang digunakan, dan kondisi orang yang menggunakannya.