Resep Herbal

Seduhan Jahe FROTI — Leher Kaku

FROTI memasukkan Jahe dalam kelompok “Ramuan Untuk Leher Kaku”. Hubungan ini tradisional dan bukan bukti bahwa Jahe mengobati seluruh penyebab neck pain/stiffness.

Waktu: Sekitar 10–15 menit. Tingkat: Mudah
Bahan yang Digunakan

Kenali bahan sebelum membuat resep

Klik setiap bahan untuk membaca informasi penggunaan, penelitian, dan keamanannya.

Komposisi

Bahan dan takaran

  • Serbuk rimpang Jahe: 3 × 0,5–1 g per hari menurut FROTI.
  • Air mendidih: 1 cangkir tiap penyajian.
Bila perlu mengganti bahan

Jangan mengonversi langsung ke ekstrak/kapsul konsentrat karena konsentrasi berbeda.

Cara Membuat

Langkah penyajian

  1. Serbukkan rimpang sesuai takaran.
  2. Seduh dengan 1 cangkir air mendidih.
  3. Diamkan.
  4. Saring.
Setelah Dibuat

Cara menyajikan dan menyimpan

Cara menyajikan

Menurut FROTI diminum selagi hangat.

Penyimpanan

Tidak ada instruksi penyimpanan; buat segar.

Sebelum Mengonsumsi

Hal yang perlu diperhatikan

Keamanan bergantung pada bahan, jumlah, kondisi kesehatan, usia, serta obat atau suplemen yang sedang digunakan.

Batas penggunaan

FROTI melarang pada radang empedu akut dan gangguan pembekuan darah, memperingatkan ≥6 g serbuk dapat menyebabkan tukak lambung, dan mencantumkan interaksi dengan obat pengencer darah.

Alergi

Hindari bila alergi Jahe; hentikan bila timbul iritasi atau reaksi alergi.

Obat dan kemungkinan interaksi

FROTI mencantumkan obat pengencer darah. Pengguna antikoagulan/antiplatelet atau obat rutin perlu berkonsultasi.

Kehamilan, menyusui & kondisi khusus

Gangguan empedu akut, gangguan perdarahan, riwayat tukak lambung, kehamilan/menyusui atau penggunaan obat pengencer darah perlu evaluasi individual.

Segera Cari Bantuan Medis

Jangan mengandalkan resep rumahan bila muncul tanda bahaya

Leher kaku/nyeri yang tidak membaik setelah beberapa minggu, tidak membaik dengan analgesik sederhana, atau disertai kesemutan/pins and needles maupun lengan terasa dingin perlu evaluasi medis.

Baca Juga

Informasi lain yang berkaitan

Hubungan ini membantu Anda melanjutkan pembacaan, bukan menyatakan bahwa resep ini merupakan pengobatan untuk suatu kondisi.

Referensi

Sumber yang digunakan

Referensi berikut membantu menjelaskan penggunaan dan keamanan bahan pada resep ini.

1

Formularium Ramuan Obat Tradisional Indonesia (FROTI)

<p>Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Formularium Ramuan Obat Tradisional Indonesia (FROTI). Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor HK.01.07/MENKES/187/2017; buku Kemenkes RI 2021.</p>

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia · 2021
2

NCCIH — Ginger: Usefulness and Safety

<p>National Center for Complementary and Integrative Health. Ginger: Usefulness and Safety. National Institutes of Health. Last updated February 2025. Accessed 14 August 2026.</p>

National Institutes of Health (NIH) · 2025 Buka sumber asli ↗
3

EMA — Zingiberis rhizoma

<p>European Medicines Agency. Final European Union herbal monograph on Zingiber officinale Roscoe, rhizoma — Revision 1. Reference EMA/HMPC/885789/2022. Final monograph updated June 2025. Accessed 14 August 2026.</p>

European Medicines Agency (EMA) · 2025 Buka sumber asli ↗
4

NHS — Neck pain

<p>NHS. Neck pain. Page last reviewed 27 April 2023. Current page accessed 14 August 2026.</p>

National Health Service (UK) · 2023 Buka sumber asli ↗
Tentang Konten Ini

Penulis dan pembaruan informasi

Disusun olehhalobekamofficial
Terakhir diperbarui14 August 2026
Referensi4 sumber
Catatan resep

Informasi ini mendokumentasikan ramuan tradisional dalam FROTI untuk tujuan edukasi. Penyajian tidak berarti ramuan terbukti efektif atau menggantikan diagnosis, obat, pertolongan pertama, fisioterapi, maupun perawatan medis.

Catatan penting

Informasi ini ditujukan untuk edukasi. Resep herbal bukan pengganti diagnosis, pemeriksaan, obat, atau penanganan dari tenaga kesehatan. Bila Anda memiliki kondisi kesehatan tertentu atau menggunakan obat rutin, pertimbangkan informasi keamanan setiap bahan sebelum menggunakannya.