Petai Cina
adalah tanaman legum yang bijinya digunakan FROTI pada konteks kecacingan. Tanaman ini mengandung mimosine; bukti toksikologi terutama berasal dari hewan.
Baca selengkapnya →FROTI memasukkan Petai Cina dalam kelompok “Ramuan Untuk Kecacingan” dengan manfaat yang ditulis sebagai obat cacing gelang.
Klik setiap bahan untuk membaca informasi penggunaan, penelitian, dan keamanannya.
Jangan mengganti dengan biji/ekstrak Leucaena lain atau meningkatkan dosis.
Menurut FROTI diminum sekaligus. Status Draft.
Tidak ada instruksi penyimpanan; buat segar.
Keamanan bergantung pada bahan, jumlah, kondisi kesehatan, usia, serta obat atau suplemen yang sedang digunakan.
FROTI memperingatkan pada kehamilan, menyusui dan batu empedu; mual dicatat sebagai efek samping. Current animal toxicology menunjukkan concern mimosine dan tidak memberikan safe human medicinal dose.
Mual dapat terjadi. Jangan menggunakan dosis besar/berulang tanpa review profesional.
Interaksi obat manusia belum cukup diketahui.
CDC menyatakan ascariasis dapat diobati dengan obat. Recipe tradisional ini tidak menggantikan diagnosis atau terapi anthelmintik yang terbukti, terutama pada anak.
Nyeri/perut membuncit berat, muntah, tidak bisa BAB/gas, penurunan berat badan/gangguan tumbuh pada anak, atau dugaan infeksi cacing berat perlu evaluasi medis.
Hubungan ini membantu Anda melanjutkan pembacaan, bukan menyatakan bahwa resep ini merupakan pengobatan untuk suatu kondisi.
Referensi berikut membantu menjelaskan penggunaan dan keamanan bahan pada resep ini.
<p>Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Formularium Ramuan Obat Tradisional Indonesia (FROTI). Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor HK.01.07/MENKES/187/2017; buku Kemenkes RI 2021.</p>
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia · 2021<p>Royal Botanic Gardens, Kew. Plants of the World Online. Leucaena leucocephala (Lam.) de Wit. Accessed 14 August 2026.</p>
Royal Botanic Gardens, Kew · 2026 Buka sumber asli ↗<p>Crawford G, et al. Systemic effects of Leucaena leucocephala ingestion. 2015. PMID:25809223.</p>
PubMed-indexed peer-reviewed literature · 2015 Buka sumber asli ↗<p>Centers for Disease Control and Prevention. About Ascariasis. 13 June 2024. Accessed 14 August 2026.</p>
CDC · 2024 Buka sumber asli ↗Informasi ini mendokumentasikan ramuan tradisional FROTI untuk tujuan edukasi. Penyajian tidak berarti ramuan terbukti efektif atau menggantikan diagnosis, obat, rehidrasi, terapi antiparasit, atau perawatan medis.
Informasi ini ditujukan untuk edukasi. Resep herbal bukan pengganti diagnosis, pemeriksaan, obat, atau penanganan dari tenaga kesehatan. Bila Anda memiliki kondisi kesehatan tertentu atau menggunakan obat rutin, pertimbangkan informasi keamanan setiap bahan sebelum menggunakannya.