Resep Herbal

Gel Lidah Buaya FROTI — Luka Bakar Ringan

FROTI memasukkan Lidah Buaya dalam kelompok “Ramuan Untuk Luka Bakar Ringan”.

Waktu: Sekitar 5–10 menit setelah first aid pendinginan luka selesai. Tingkat: Mudah
Bahan yang Digunakan

Kenali bahan sebelum membuat resep

Klik setiap bahan untuk membaca informasi penggunaan, penelitian, dan keamanannya.

Komposisi

Bahan dan takaran

  • Daun Lidah Buaya segar: 1 × 1 daun per hari menurut FROTI.
Bila perlu mengganti bahan

Jangan mengganti daging gel bening dengan aloe latex kuning, whole-leaf oral product, atau ekstrak yang komposisinya tidak jelas.

Cara Membuat

Langkah penyajian

  1. Kupas daun.
  2. Ambil daging/gel bagian dalam.
  3. Haluskan.
  4. FROTI menyatakan gel dioleskan pada bagian yang sakit.
Setelah Dibuat

Cara menyajikan dan menyimpan

Cara menyajikan

Hanya setelah luka terlebih dahulu didinginkan sesuai first aid current dan hanya bila benar-benar ringan, kecil, tidak terbuka dan belum melepuh.

Penyimpanan

Gunakan gel yang bersih dan segar; jangan simpan preparat rumahan tanpa standar higiene.

Sebelum Mengonsumsi

Hal yang perlu diperhatikan

Keamanan bergantung pada bahan, jumlah, kondisi kesehatan, usia, serta obat atau suplemen yang sedang digunakan.

Batas penggunaan

FROTI melarang pada luka bakar terbuka dan membatasi pada luka bakar baru, ringan, belum melepuh. First aid pendinginan tidak boleh ditunda untuk mengoleskan Aloe.

Alergi

Topical Aloe gel umumnya ditoleransi, tetapi rasa terbakar, gatal, ruam atau dermatitis dapat terjadi.

Obat dan kemungkinan interaksi

Interaksi topical tidak menjadi isu utama pada sumber batch; oral aloe/latex adalah konteks safety berbeda.

Kehamilan, menyusui & kondisi khusus

Jangan digunakan sebagai self-care untuk luka bakar luas, dalam, kimia, listrik, terinfeksi atau area berisiko tinggi.

Segera Cari Bantuan Medis

Jangan mengandalkan resep rumahan bila muncul tanda bahaya

Luka bakar luas/dalam, pada wajah/tangan/genital/sendi besar, luka kimia/listrik, gangguan napas, kulit putih/hitam/kebas atau tanda infeksi memerlukan evaluasi medis.

Baca Juga

Informasi lain yang berkaitan

Hubungan ini membantu Anda melanjutkan pembacaan, bukan menyatakan bahwa resep ini merupakan pengobatan untuk suatu kondisi.

Referensi

Sumber yang digunakan

Referensi berikut membantu menjelaskan penggunaan dan keamanan bahan pada resep ini.

1

Formularium Ramuan Obat Tradisional Indonesia (FROTI)

<p>Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Formularium Ramuan Obat Tradisional Indonesia (FROTI). Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor HK.01.07/MENKES/187/2017; buku Kemenkes RI 2021.</p>

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia · 2021
2

Aloe Vera: Usefulness and Safety

<p>National Center for Complementary and Integrative Health. Aloe Vera: Usefulness and Safety. Accessed 14 August 2026.</p>

National Institutes of Health · 2026 Buka sumber asli ↗
3

Effects of Aloe vera on Burn Injuries: A Systematic Review and Meta-Analysis of Randomized Controlled Trials

<p>Effects of Aloe vera on Burn Injuries: A Systematic Review and Meta-Analysis of Randomized Controlled Trials. 2024. PMID:38605441.</p>

PubMed-indexed systematic review · 2024 Buka sumber asli ↗
4

NHS — Burns and scalds

<p>NHS. Burns and scalds. Page last reviewed 31 March 2026. Accessed 14 August 2026.</p>

National Health Service (UK) · 2026 Buka sumber asli ↗
Tentang Konten Ini

Penulis dan pembaruan informasi

Disusun olehhalobekamofficial
Terakhir diperbarui14 August 2026
Referensi4 sumber
Catatan resep

Informasi ini mendokumentasikan ramuan tradisional FROTI untuk tujuan edukasi. Penyajian tidak berarti ramuan terbukti efektif atau menggantikan pertolongan pertama, diagnosis, obat antijamur, terapi skabies, atau perawatan medis.

Catatan penting

Informasi ini ditujukan untuk edukasi. Resep herbal bukan pengganti diagnosis, pemeriksaan, obat, atau penanganan dari tenaga kesehatan. Bila Anda memiliki kondisi kesehatan tertentu atau menggunakan obat rutin, pertimbangkan informasi keamanan setiap bahan sebelum menggunakannya.