Efek samping yang dilaporkan
Topikal: kadang rasa terbakar, gatal, ruam atau eczema. Oral latex dapat menyebabkan nyeri perut, kram dan diare.
Aloe vera (L.) Burm.f.
Lidah Buaya (Aloe vera (L.) Burm.f.) adalah sukulen yang gel daunnya banyak digunakan secara topikal. Ada evidence klinis untuk penyembuhan luka bakar derajat tertentu, tetapi penggunaan hanya relevan pada luka yang ringan dan tidak menggantikan penilaian luka bakar serius.
NCCIH dan systematic review/meta-analysis uji acak mendukung potensi gel Aloe vera topikal dalam mempercepat penyembuhan luka bakar tertentu. Evidence tersebut tidak berlaku untuk luka bakar luas, dalam, kimia, listrik, terinfeksi atau area berisiko tinggi.
Tidak menyatakan Lidah Buaya dapat menangani semua luka bakar atau menggantikan pendinginan awal, perawatan luka yang sesuai, vaksin tetanus bila diperlukan, atau evaluasi medis.
Perhatikan efek samping, interaksi, kondisi khusus, dan tanda yang memerlukan bantuan medis.
Gel topikal umumnya ditoleransi baik, tetapi dapat menimbulkan rasa terbakar, gatal, ruam atau dermatitis. Aloe latex/whole-leaf oral memiliki risiko yang berbeda dan tidak menjadi bagian dari rekomendasi topikal.
Topikal: kadang rasa terbakar, gatal, ruam atau eczema. Oral latex dapat menyebabkan nyeri perut, kram dan diare.
NCCIH mencatat overuse aloe latex dapat meningkatkan risiko efek dari cardiac glycosides seperti digoxin; hal ini tidak disamakan dengan gel topikal.
Jangan memakai formulasi rumahan pada luka bakar luas, dalam, terbuka berat, terinfeksi atau bila alergi. Hindari konsumsi aloe latex sebagai substitusi penggunaan topikal.
Keamanan penggunaan oral medicinal berbeda dari topical gel. Saat hamil/menyusui, jangan menggunakan latex/produk oral tanpa arahan profesional.
Bayi/anak kecil, luka bakar luas/dalam, diabetes dengan luka, imunokompromais, kehamilan/menyusui untuk produk oral.
Informasikan penggunaan produk herbal pada luka sebelum tindakan medis; jangan menunda penanganan luka bakar serius.
Lidah Buaya banyak digunakan pada produk kulit. Untuk safety, gel bening bagian dalam harus dibedakan dari latex kuning dan whole-leaf preparations.
FROTI mencantumkan Lidah Buaya untuk luka bakar ringan, melarang pada luka bakar terbuka, dan membatasi penggunaan pada luka bakar yang baru, ringan dan belum melepuh.
Temukan resep, kondisi, atau produk yang berkaitan ketika panduannya sudah tersedia.
Rujukan berikut digunakan untuk menyusun penjelasan pada halaman ini.
<p>Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Formularium Ramuan Obat Tradisional Indonesia (FROTI). Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor HK.01.07/MENKES/187/2017; buku Kemenkes RI 2021.</p>
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia · 2021<p>Royal Botanic Gardens, Kew. Plants of the World Online. Aloe vera (L.) Burm.f. Accessed 14 August 2026.</p>
Royal Botanic Gardens, Kew · 2026 Buka sumber asli ↗<p>National Center for Complementary and Integrative Health. Aloe Vera: Usefulness and Safety. Accessed 14 August 2026.</p>
National Institutes of Health · 2026 Buka sumber asli ↗<p>Effects of Aloe vera on Burn Injuries: A Systematic Review and Meta-Analysis of Randomized Controlled Trials. 2024. PMID:38605441.</p>
PubMed-indexed systematic review · 2024 Buka sumber asli ↗Informasi ini ditujukan untuk edukasi dan tidak menggantikan diagnosis, pemeriksaan, obat, atau penanganan dari tenaga kesehatan. Bukti mengenai suatu bahan dapat berbeda menurut tujuan penggunaan, bentuk sediaan, jumlah yang digunakan, dan kondisi orang yang menggunakannya.