Resep Herbal

Balur Brotowali FROTI — Kudis

FROTI memasukkan Brotowali / Tinospora crispa dalam kelompok “Ramuan Untuk Kudis”.

Waktu: Sekitar 10–15 menit. Tingkat: Mudah
Bahan yang Digunakan

Kenali bahan sebelum membuat resep

Klik setiap bahan untuk membaca informasi penggunaan, penelitian, dan keamanannya.

Komposisi

Bahan dan takaran

  • Batang segar Brotowali: 2 × 2 jari batang segar per hari menurut FROTI.
  • Minyak Kelapa: secukupnya menurut FROTI.
Bila perlu mengganti bahan

Jangan mengganti Tinospora crispa dengan Tinospora cordifolia atau ekstrak lain hanya karena studi yang dikutip memakai spesies berbeda.

Cara Membuat

Langkah penyajian

  1. Haluskan batang segar bersama Minyak Kelapa secukupnya.
  2. Oleskan pada bagian yang sakit menurut FROTI.
Setelah Dibuat

Cara menyajikan dan menyimpan

Cara menyajikan

Status Draft.

Penyimpanan

Buat segar; jangan simpan pasta tanaman lembap.

Sebelum Mengonsumsi

Hal yang perlu diperhatikan

Keamanan bergantung pada bahan, jumlah, kondisi kesehatan, usia, serta obat atau suplemen yang sedang digunakan.

Batas penggunaan

FROTI mencatat gatal dan kemerahan sebagai efek samping. Evidence yang dikutip pada formula tidak boleh digeneralisasi dari Tinospora cordifolia ke Tinospora crispa.

Alergi

Gatal, kemerahan, iritasi atau alergi dapat terjadi.

Obat dan kemungkinan interaksi

Interaksi topical belum cukup diketahui.

Kehamilan, menyusui & kondisi khusus

Scabies memerlukan terapi yang membunuh tungau dan tindakan untuk mencegah penularan. Balur tradisional tidak menggantikan scabicide.

Segera Cari Bantuan Medis

Jangan mengandalkan resep rumahan bila muncul tanda bahaya

Scabies luas/berkrusta, pada bayi/lansia/imunokompromais, infeksi kulit sekunder, demam atau gagal membaik setelah terapi yang sesuai memerlukan evaluasi medis.

Baca Juga

Informasi lain yang berkaitan

Hubungan ini membantu Anda melanjutkan pembacaan, bukan menyatakan bahwa resep ini merupakan pengobatan untuk suatu kondisi.

Referensi

Sumber yang digunakan

Referensi berikut membantu menjelaskan penggunaan dan keamanan bahan pada resep ini.

1

Formularium Ramuan Obat Tradisional Indonesia (FROTI)

<p>Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Formularium Ramuan Obat Tradisional Indonesia (FROTI). Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor HK.01.07/MENKES/187/2017; buku Kemenkes RI 2021.</p>

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia · 2021
2

Kew Plants of the World Online — Tinospora crispa (L.) Hook.f. & Thomson

<p>Royal Botanic Gardens, Kew. Plants of the World Online. Tinospora crispa (L.) Hook.f. & Thomson. Accessed 14 August 2026.</p>

Royal Botanic Gardens, Kew · 2026 Buka sumber asli ↗
3

CDC — Treatment of Scabies

<p>Centers for Disease Control and Prevention. Treatment of Scabies. Current page accessed 14 August 2026.</p>

CDC · 2024 Buka sumber asli ↗
Tentang Konten Ini

Penulis dan pembaruan informasi

Disusun olehhalobekamofficial
Terakhir diperbarui14 August 2026
Referensi3 sumber
Catatan resep

Informasi ini mendokumentasikan ramuan tradisional FROTI untuk tujuan edukasi. Penyajian tidak berarti ramuan terbukti efektif atau menggantikan pertolongan pertama, diagnosis, obat antijamur, terapi skabies, atau perawatan medis.

Catatan penting

Informasi ini ditujukan untuk edukasi. Resep herbal bukan pengganti diagnosis, pemeriksaan, obat, atau penanganan dari tenaga kesehatan. Bila Anda memiliki kondisi kesehatan tertentu atau menggunakan obat rutin, pertimbangkan informasi keamanan setiap bahan sebelum menggunakannya.