Resep Herbal

Minyak Kelapa FROTI — Kulit Kering Bersisik

FROTI memasukkan Minyak Kelapa dalam kelompok “Ramuan Untuk Kulit Kering Bersisik”.

Waktu: Lebih dari 30 menit karena minyak dibuat dari santan. Tingkat: Sedang
Bahan yang Digunakan

Kenali bahan sebelum membuat resep

Klik setiap bahan untuk membaca informasi penggunaan, penelitian, dan keamanannya.

Komposisi

Bahan dan takaran

  • Daging buah Kelapa tua: 1 butir menurut FROTI.
  • Air: 4 gelas untuk proses pemerasan.
Bila perlu mengganti bahan

Jangan menganggap semua coconut oil, kosmetik, atau minyak berpewangi identik dengan minyak yang dipakai dalam studi.

Cara Membuat

Langkah penyajian

  1. Parut daging Kelapa tua.
  2. Tambahkan 4 gelas air.
  3. Peras.
  4. Saring.
  5. Masak hasil perasan sampai menjadi minyak.
  6. Oleskan minyak pada bagian kulit yang sakit.
Setelah Dibuat

Cara menyajikan dan menyimpan

Cara menyajikan

Pemakaian luar pada kulit utuh sebagai emolien tradisional.

Penyimpanan

Minyak rumahan harus dijaga dari air/kontaminasi; jangan dipakai bila berbau tengik atau tampak tercemar.

Sebelum Mengonsumsi

Hal yang perlu diperhatikan

Keamanan bergantung pada bahan, jumlah, kondisi kesehatan, usia, serta obat atau suplemen yang sedang digunakan.

Batas penggunaan

FROTI menulis larangan/peringatan belum dilaporkan; itu tidak berarti semua kulit cocok. Hentikan bila dermatitis/folikulitis memburuk.

Alergi

Iritasi atau alergi kelapa dapat terjadi.

Obat dan kemungkinan interaksi

Interaksi topical bermakna tidak ditetapkan pada sumber batch.

Kehamilan, menyusui & kondisi khusus

Hindari pada alergi Kelapa dan jangan menutupi luka terinfeksi atau lesi yang belum jelas diagnosisnya dengan minyak.

Segera Cari Bantuan Medis

Jangan mengandalkan resep rumahan bila muncul tanda bahaya

Kulit merah cepat menyebar, bernanah, sangat nyeri, disertai demam atau reaksi alergi berat perlu evaluasi.

Baca Juga

Informasi lain yang berkaitan

Hubungan ini membantu Anda melanjutkan pembacaan, bukan menyatakan bahwa resep ini merupakan pengobatan untuk suatu kondisi.

Referensi

Sumber yang digunakan

Referensi berikut membantu menjelaskan penggunaan dan keamanan bahan pada resep ini.

1

Formularium Ramuan Obat Tradisional Indonesia (FROTI)

<p>Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Formularium Ramuan Obat Tradisional Indonesia (FROTI). Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor HK.01.07/MENKES/187/2017; buku Kemenkes RI 2021.</p>

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia · 2021
2

A randomized double-blind controlled trial comparing extra virgin coconut oil with mineral oil as a moisturizer for mild to moderate xerosis

<p>Agero ALC, Verallo-Rowell VM. A randomized double-blind controlled trial comparing extra virgin coconut oil with mineral oil as a moisturizer for mild to moderate xerosis. Dermatitis. 2004. PMID:15724344.</p>

Dermatitis / PubMed · 2004 Buka sumber asli ↗
3

The effect of topical virgin coconut oil on SCORAD index, transepidermal water loss, and skin capacitance in mild to moderate pediatric atopic dermatitis

<p>Evangelista MTP, et al. The effect of topical virgin coconut oil on SCORAD index, transepidermal water loss, and skin capacitance in mild to moderate pediatric atopic dermatitis. 2014. PMID:24320105.</p>

International Journal of Dermatology / PubMed · 2014 Buka sumber asli ↗
Tentang Konten Ini

Penulis dan pembaruan informasi

Disusun olehhalobekamofficial
Terakhir diperbarui14 August 2026
Referensi3 sumber
Catatan resep

Informasi ini mendokumentasikan ramuan tradisional FROTI untuk tujuan edukasi. Penyajian tidak berarti ramuan terbukti efektif atau menggantikan pertolongan pertama, diagnosis, obat antijamur, terapi skabies, atau perawatan medis.

Catatan penting

Informasi ini ditujukan untuk edukasi. Resep herbal bukan pengganti diagnosis, pemeriksaan, obat, atau penanganan dari tenaga kesehatan. Bila Anda memiliki kondisi kesehatan tertentu atau menggunakan obat rutin, pertimbangkan informasi keamanan setiap bahan sebelum menggunakannya.