Efek samping yang dilaporkan
Asam dapat mengiritasi mulut/lambung pada sebagian orang; paparan kulit + UV dapat menyebabkan kemerahan, lepuh dan hiperpigmentasi.
Citrus × aurantiifolia (Christm.) Swingle
Jeruk Nipis (Citrus × aurantiifolia (Christm.) Swingle) adalah buah citrus yang lazim sebagai pangan/minuman. Penggunaan tradisional pada nyeri haid tidak sama dengan bukti klinis; kontak sari/kulit dengan kulit lalu sinar matahari juga dapat memicu phytophotodermatitis.
Belum ada bukti klinis memadai dari sumber batch ini untuk menyatakan Jeruk Nipis mengobati dismenore. Literatur modern yang kuat pada batch ini justru memberi safety signal topikal berupa phytophotodermatitis.
Tidak menyatakan Jeruk Nipis mengobati nyeri haid, infeksi, obesitas, atau penyakit lain.
Perhatikan efek samping, interaksi, kondisi khusus, dan tanda yang memerlukan bantuan medis.
Sebagai pangan umumnya berbeda risikonya dari ekstrak/minyak atsiri. Sari/peel yang mengenai kulit lalu terpapar matahari dapat memicu reaksi fototoksik.
Asam dapat mengiritasi mulut/lambung pada sebagian orang; paparan kulit + UV dapat menyebabkan kemerahan, lepuh dan hiperpigmentasi.
Interaksi obat klinis spesifik untuk jeruk nipis belum cukup ditetapkan dalam sumber batch ini; jangan digeneralisasi dari grapefruit.
Hindari pemakaian topikal sebelum paparan matahari bila menyebabkan iritasi; hindari bila alergi citrus.
Jumlah pangan berbeda dari ekstrak/minyak medicinal. Data untuk dosis medicinal selama hamil/menyusui tidak cukup untuk rekomendasi mandiri.
Kulit sensitif, riwayat dermatitis/fotoreaksi, gangguan lambung, anak, serta pengguna minyak atsiri pekat.
Sampaikan penggunaan suplemen/ekstrak citrus kepada tenaga kesehatan bila relevan sebelum prosedur.
Jeruk Nipis terutama digunakan sebagai pangan dan minuman. Produk ekstrak, minyak atsiri, atau aplikasi topikal tidak dianggap setara dengan konsumsi makanan.
FROTI mencantumkan Jeruk Nipis pada konteks nyeri haid. Formula detailnya akan disimpan pada entity Recipe terpisah; Ingredient page tidak mengubahnya menjadi anjuran penggunaan personal.
Temukan resep, kondisi, atau produk yang berkaitan ketika panduannya sudah tersedia.
Rujukan berikut digunakan untuk menyusun penjelasan pada halaman ini.
<p>Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Formularium Ramuan Obat Tradisional Indonesia (FROTI). Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor HK.01.07/MENKES/187/2017; buku Kemenkes RI 2021.</p>
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia · 2021<p>Royal Botanic Gardens, Kew. Plants of the World Online. Citrus × aurantiifolia (Christm.) Swingle. Accessed 14 August 2026.</p>
Royal Botanic Gardens, Kew · 2026 Buka sumber asli ↗<p>Jiang SY, et al. Lime-Induced Phytophotodermatitis: A Rash That Requires Explicit Questioning. 2024. PMID:38506786.</p>
PubMed-indexed clinical literature · 2024 Buka sumber asli ↗Informasi ini ditujukan untuk edukasi dan tidak menggantikan diagnosis, pemeriksaan, obat, atau penanganan dari tenaga kesehatan. Bukti mengenai suatu bahan dapat berbeda menurut tujuan penggunaan, bentuk sediaan, jumlah yang digunakan, dan kondisi orang yang menggunakannya.