Resep Herbal

Seduhan Temu Hitam FROTI — Masa Nifas

FROTI memasukkan Temu Hitam dalam kelompok “Ramuan Untuk Nifas”.

Waktu: Sekitar 10–15 menit. Tingkat: Mudah
Bahan yang Digunakan

Kenali bahan sebelum membuat resep

Klik setiap bahan untuk membaca informasi penggunaan, penelitian, dan keamanannya.

Komposisi

Bahan dan takaran

  • Rimpang segar Temu Hitam: 1 × 2 jari rimpang per hari selama 3 hari menurut FROTI.
  • Air mendidih: 1 cangkir.
Bila perlu mengganti bahan

Jangan mengganti dengan minyak atsiri atau ekstrak Curcuma terkonsentrasi.

Cara Membuat

Langkah penyajian

  1. Haluskan rimpang.
  2. Seduh dengan 1 cangkir air mendidih.
  3. Diamkan.
  4. Saring.
  5. Dinginkan.
Setelah Dibuat

Cara menyajikan dan menyimpan

Cara menyajikan

Menurut FROTI diminum sekaligus. Status Draft.

Penyimpanan

Tidak ada instruksi penyimpanan; buat segar.

Sebelum Mengonsumsi

Hal yang perlu diperhatikan

Keamanan bergantung pada bahan, jumlah, kondisi kesehatan, usia, serta obat atau suplemen yang sedang digunakan.

Batas penggunaan

FROTI menulis larangan, peringatan, efek samping dan interaksi sebagai belum dilaporkan. Data manusia untuk dosis medicinal postpartum/menyusui belum cukup.

Alergi

Gangguan pencernaan, alergi atau iritasi tetap mungkin.

Obat dan kemungkinan interaksi

Interaksi obat klinis spesifik belum cukup diketahui.

Kehamilan, menyusui & kondisi khusus

Jangan menggunakan formula sebagai pengganti pemantauan postpartum, obat dari tenaga kesehatan, atau evaluasi keluhan setelah persalinan.

Segera Cari Bantuan Medis

Jangan mengandalkan resep rumahan bila muncul tanda bahaya

Perdarahan berat, pingsan, demam, sakit kepala berat, perubahan penglihatan, sesak/nyeri dada, nyeri perut berat, bengkak satu tungkai atau kelelahan postpartum yang sangat berat memerlukan evaluasi segera.

Baca Juga

Informasi lain yang berkaitan

Hubungan ini membantu Anda melanjutkan pembacaan, bukan menyatakan bahwa resep ini merupakan pengobatan untuk suatu kondisi.

Referensi

Sumber yang digunakan

Referensi berikut membantu menjelaskan penggunaan dan keamanan bahan pada resep ini.

1

Formularium Ramuan Obat Tradisional Indonesia (FROTI)

<p>Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Formularium Ramuan Obat Tradisional Indonesia (FROTI). Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor HK.01.07/MENKES/187/2017; buku Kemenkes RI 2021.</p>

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia · 2021
2

Kew Plants of the World Online — Curcuma aeruginosa Roxb.

<p>Royal Botanic Gardens, Kew. Plants of the World Online. Curcuma aeruginosa Roxb. Accessed 14 August 2026.</p>

Royal Botanic Gardens, Kew · 2026 Buka sumber asli ↗
3

Chemical Composition and Biological Activities of Essential Oils of Curcuma Species

<p>Dosoky NS, Setzer WN. Chemical Composition and Biological Activities of Essential Oils of Curcuma Species. 2018. PMID:30200410.</p>

PubMed-indexed peer-reviewed review · 2018 Buka sumber asli ↗
4

CDC — Urgent Maternal Warning Signs and Symptoms

<p>Centers for Disease Control and Prevention. Urgent Maternal Warning Signs and Symptoms. 15 May 2024. Accessed 14 August 2026.</p>

CDC · 2024 Buka sumber asli ↗
Tentang Konten Ini

Penulis dan pembaruan informasi

Disusun olehhalobekamofficial
Terakhir diperbarui14 August 2026
Referensi4 sumber
Catatan resep

Informasi ini mendokumentasikan ramuan tradisional FROTI untuk tujuan edukasi. Penyajian tidak berarti ramuan terbukti efektif atau menggantikan diagnosis, pemeriksaan darah, perawatan postpartum, dukungan nutrisi, obat, atau perawatan medis.

Catatan penting

Informasi ini ditujukan untuk edukasi. Resep herbal bukan pengganti diagnosis, pemeriksaan, obat, atau penanganan dari tenaga kesehatan. Bila Anda memiliki kondisi kesehatan tertentu atau menggunakan obat rutin, pertimbangkan informasi keamanan setiap bahan sebelum menggunakannya.