Cabe Jawa
Cabe Jawa (Piper retrofractum) menggunakan buah pada FROTI. Banyak penelitian modern masih pra-klinis sehingga klaim manfaat klinis perlu dibatasi.
Baca selengkapnya →FROTI mencantumkan Cabe Jawa dalam kelompok “Penurun Demam”. Ini adalah dokumentasi penggunaan tradisional, bukan klaim bahwa Cabe Jawa mengobati demam atau penyebabnya.
Klik setiap bahan untuk membaca informasi penggunaan, penelitian, dan keamanannya.
Jangan mengganti buah dengan minyak atsiri atau ekstrak konsentrat. Profil paparan dan iritasinya berbeda.
Menurut FROTI, seduhan diminum selagi hangat.
Tidak ada petunjuk penyimpanan seduhan jadi yang dicantumkan dalam FROTI. Buat untuk penggunaan sesuai kebutuhan.
Keamanan bergantung pada bahan, jumlah, kondisi kesehatan, usia, serta obat atau suplemen yang sedang digunakan.
Bukti modern untuk penggunaan klinis Cabe Jawa pada demam belum cukup. FROTI memperingatkan bahwa minyak atsiri dapat menyebabkan iritasi kulit dan membran mukosa; minyak atsiri bukan pengganti buah yang digunakan dalam formulasi ini.
Hindari bila alergi terhadap Piper retrofractum atau tanaman lada-ladaan. Hentikan bila timbul reaksi alergi atau iritasi berat.
Interaksi klinis formulasi seduhan ini belum terkarakterisasi dengan baik. Pengguna obat rutin sebaiknya tidak menggunakan dosis medicinal tanpa konsultasi.
Keamanan medicinal pada kehamilan, menyusui, anak, dan penyakit kronis belum cukup untuk dianggap mapan. Gunakan pendekatan konservatif.
Demam yang tidak membaik atau memburuk memerlukan penilaian medis. Cari pertolongan segera bila ada sesak, kebingungan, kejang, kaku leher, dehidrasi berat, atau kondisi umum memburuk cepat.
Hubungan ini membantu Anda melanjutkan pembacaan, bukan menyatakan bahwa resep ini merupakan pengobatan untuk suatu kondisi.
Referensi berikut membantu menjelaskan penggunaan dan keamanan bahan pada resep ini.
<p>Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Formularium Ramuan Obat Tradisional Indonesia (FROTI). Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor HK.01.07/MENKES/187/2017; buku Kemenkes RI 2021.</p>
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia · 2021<p>Salleh WMNHW, Ahmad F. Phytopharmacological investigations of Piper retrofractum Vahl. – a review. Agric Conspec Sci. 2020;85(3):193-202.</p>
Agriculturae Conspectus Scientificus · 2020 Buka sumber asli ↗<p>NHS. High temperature (fever) in adults. Accessed 14 August 2026.</p>
NHS · 2026 Buka sumber asli ↗Informasi ini mendokumentasikan ramuan tradisional yang tercantum dalam FROTI untuk tujuan edukasi. Relationship dan penyajian tidak berarti ramuan terbukti efektif atau menggantikan diagnosis, obat, pertolongan pertama, atau perawatan medis.
Informasi ini ditujukan untuk edukasi. Resep herbal bukan pengganti diagnosis, pemeriksaan, obat, atau penanganan dari tenaga kesehatan. Bila Anda memiliki kondisi kesehatan tertentu atau menggunakan obat rutin, pertimbangkan informasi keamanan setiap bahan sebelum menggunakannya.