Resep Herbal

Rebusan Akar Wangi FROTI — Bau Mulut

FROTI memasukkan Akar Wangi dalam kelompok “Ramuan Untuk Bau Mulut”. Ini dokumentasi penggunaan tradisional, bukan bukti bahwa Akar Wangi mengobati penyebab halitosis.

Waktu: Sekitar 20–30 menit termasuk perebusan dan pendinginan. Tingkat: Mudah
Bahan yang Digunakan

Kenali bahan sebelum membuat resep

Klik setiap bahan untuk membaca informasi penggunaan, penelitian, dan keamanannya.

Komposisi

Bahan dan takaran

  • Akar Wangi: 2 × 60 g akar per hari menurut FROTI.
  • Air: 2 gelas, direbus hingga menjadi separuh.
Bila perlu mengganti bahan

FROTI tidak mencantumkan substitusi. Jangan mengganti akar dengan minyak atsiri vetiver atau ekstrak pekat.

Cara Membuat

Langkah penyajian

  1. Rebus akar dengan 2 gelas air hingga tersisa separuh.
  2. Dinginkan.
  3. Saring.
Setelah Dibuat

Cara menyajikan dan menyimpan

Cara menyajikan

Gunakan cairan yang sudah dingin untuk berkumur; jangan diposisikan sebagai minuman.

Penyimpanan

FROTI tidak menetapkan penyimpanan setelah dibuat; siapkan segar dan jangan simpan sisa kumur.

Sebelum Mengonsumsi

Hal yang perlu diperhatikan

Keamanan bergantung pada bahan, jumlah, kondisi kesehatan, usia, serta obat atau suplemen yang sedang digunakan.

Batas penggunaan

FROTI mencantumkan anak, kehamilan dan menyusui sebagai larangan. Jangan menelan cairan kumur. Bila bau mulut menetap, fokus utama tetap kebersihan mulut dan evaluasi penyebab.

Alergi

FROTI mencatat alergi. Hentikan bila muncul iritasi, gatal, bengkak atau reaksi alergi.

Obat dan kemungkinan interaksi

Interaksi obat untuk penggunaan kumur belum terkarakterisasi baik; 'belum dilaporkan' tidak berarti pasti tidak ada.

Kehamilan, menyusui & kondisi khusus

Tidak dianjurkan untuk anak, ibu hamil atau menyusui sesuai FROTI.

Segera Cari Bantuan Medis

Jangan mengandalkan resep rumahan bila muncul tanda bahaya

Bau mulut yang menetap beberapa minggu, gusi nyeri/bengkak/berdarah, sakit gigi atau gigi goyang perlu evaluasi dokter gigi.

Baca Juga

Informasi lain yang berkaitan

Hubungan ini membantu Anda melanjutkan pembacaan, bukan menyatakan bahwa resep ini merupakan pengobatan untuk suatu kondisi.

Referensi

Sumber yang digunakan

Referensi berikut membantu menjelaskan penggunaan dan keamanan bahan pada resep ini.

1

Formularium Ramuan Obat Tradisional Indonesia (FROTI)

<p>Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Formularium Ramuan Obat Tradisional Indonesia (FROTI). Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor HK.01.07/MENKES/187/2017; buku Kemenkes RI 2021.</p>

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia · 2021
2

Chrysopogon zizanioides — a review on its pharmacognosy, chemical composition and pharmacological activities

<p>Grover M, et al. Chrysopogon zizanioides-a review on its pharmacognosy, chemical composition and pharmacological activities. Environ Sci Pollut Res Int. 2021. PMID:34215988.</p>

Environmental Science and Pollution Research · 2021 Buka sumber asli ↗
3

NHS — Bad breath

<p>NHS. Bad breath. Page last reviewed 5 June 2025. Accessed 14 August 2026.</p>

National Health Service (UK) · 2025 Buka sumber asli ↗
Tentang Konten Ini

Penulis dan pembaruan informasi

Disusun olehhalobekamofficial
Terakhir diperbarui14 August 2026
Referensi3 sumber
Catatan resep

Informasi ini mendokumentasikan ramuan tradisional yang tercantum dalam FROTI untuk tujuan edukasi. Penyajian tidak berarti ramuan terbukti efektif atau menggantikan diagnosis, obat, pertolongan pertama, vaksinasi, perawatan gigi, atau perawatan medis.

Catatan penting

Informasi ini ditujukan untuk edukasi. Resep herbal bukan pengganti diagnosis, pemeriksaan, obat, atau penanganan dari tenaga kesehatan. Bila Anda memiliki kondisi kesehatan tertentu atau menggunakan obat rutin, pertimbangkan informasi keamanan setiap bahan sebelum menggunakannya.