Bawang Putih
Bawang putih (Allium sativum) adalah pangan dan bahan herbal yang banyak diteliti. Penggunaan oral dan bawang putih mentah pada kulit memiliki profil risiko yang sangat berbeda.
Baca selengkapnya →FROTI memasukkan Bawang Putih dalam kelompok “Ramuan Untuk Gangguan Penimbunan Lemak”.
Klik setiap bahan untuk membaca informasi penggunaan, penelitian, dan keamanannya.
Jangan mengganti dengan ekstrak garlic konsentrat atau dosis tinggi tanpa memperhatikan potensi perdarahan/interaksi.
Menurut FROTI digunakan 2 kali sehari.
Gunakan bahan pangan yang segar dan disimpan sesuai keamanan pangan.
Keamanan bergantung pada bahan, jumlah, kondisi kesehatan, usia, serta obat atau suplemen yang sedang digunakan.
FROTI melarang pada alergi dan memperingatkan peningkatan risiko perdarahan pascaoperasi serta penggunaan pada kehamilan/menyusui.
FROTI mencatat tukak lambung; NCCIH juga mencatat nyeri perut, flatulensi, mual dan reaksi alergi pada sebagian orang.
FROTI mencantumkan obat pengencer darah dan obat penurun tekanan darah. Garlic dapat meningkatkan risiko perdarahan.
Tidak diposisikan sebagai terapi obesitas atau pengganti pengelolaan berat badan berbasis pola makan, aktivitas, dan evaluasi medis.
Perdarahan tidak biasa, muntah darah/tinja hitam, pingsan, reaksi alergi berat atau nyeri perut berat memerlukan evaluasi medis.
Hubungan ini membantu Anda melanjutkan pembacaan, bukan menyatakan bahwa resep ini merupakan pengobatan untuk suatu kondisi.
Referensi berikut membantu menjelaskan penggunaan dan keamanan bahan pada resep ini.
<p>Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Formularium Ramuan Obat Tradisional Indonesia (FROTI). Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor HK.01.07/MENKES/187/2017; buku Kemenkes RI 2021.</p>
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia · 2021<p>National Center for Complementary and Integrative Health. Garlic: Usefulness and Safety. Accessed 14 August 2026.</p>
National Institutes of Health · 2026 Buka sumber asli ↗<p>National Center for Complementary and Integrative Health. Weight Control. Accessed 14 August 2026.</p>
National Institutes of Health · 2026 Buka sumber asli ↗Informasi ini mendokumentasikan ramuan tradisional FROTI untuk tujuan edukasi. Penyajian tidak berarti ramuan terbukti efektif atau menggantikan diagnosis, obat diabetes, program pengelolaan berat badan, imaging, operasi, atau perawatan medis.
Informasi ini ditujukan untuk edukasi. Resep herbal bukan pengganti diagnosis, pemeriksaan, obat, atau penanganan dari tenaga kesehatan. Bila Anda memiliki kondisi kesehatan tertentu atau menggunakan obat rutin, pertimbangkan informasi keamanan setiap bahan sebelum menggunakannya.