Efek samping yang dilaporkan
Nyeri terbakar, kemerahan, bengkak, lepuh, iritasi mulut, muntah/diare bila tertelan, serta cedera mata dapat terjadi.
Euphorbia tirucalli L.
Patah Tulang (Euphorbia tirucalli L.) adalah tanaman Euphorbia bergetah putih yang sangat iritatif. Halaman ini diposisikan terutama sebagai referensi keamanan karena getahnya dapat melukai kulit, mukosa, dan mata.
Tidak ada dasar klinis yang memadai untuk merekomendasikan getah E. tirucalli sebagai terapi mandiri sakit gigi. Literatur toxicology justru menegaskan risiko iritasi berat, terutama pada mata.
Tidak merekomendasikan getah patah tulang untuk sakit gigi, luka, mata, atau penggunaan oral.
Perhatikan efek samping, interaksi, kondisi khusus, dan tanda yang memerlukan bantuan medis.
Getah/lateks Euphorbia dapat sangat mengiritasi kulit, mulut dan mata; kontak mata dapat menyebabkan cedera kornea berat dan komplikasi penglihatan.
Nyeri terbakar, kemerahan, bengkak, lepuh, iritasi mulut, muntah/diare bila tertelan, serta cedera mata dapat terjadi.
Interaksi obat bukan isu utama; risiko utama adalah toksisitas kontak dan tertelan.
Jangan ditelan. Hindari penggunaan pada mata, mulut, kulit luka, anak, dan siapa pun dengan sensitivitas terhadap Euphorbia.
Tidak ada alasan keamanan yang memadai untuk penggunaan medicinal pada kehamilan/menyusui; hindari.
Anak, orang dengan gangguan mata, kulit sensitif, luka terbuka, dan siapa pun yang berisiko tertelan atau terkena mata.
Beri tahu tenaga kesehatan bila terjadi paparan sebelum tindakan. Paparan mata adalah masalah akut dan bukan situasi untuk menunggu jadwal prosedur.
Euphorbia tirucalli dikenal sebagai tanaman hias/tradisional, tetapi lateks putihnya adalah bahan iritan kuat. Kontak langsung memerlukan perhatian khusus.
FROTI mencantumkan getah Patah Tulang pada konteks sakit gigi, melarang untuk ditelan, dan memperingatkan keras agar tidak mengenai mata karena risiko erosi hingga kebutaan. HaloBekam tidak mengubah entri historis tersebut menjadi anjuran swamedikasi.
Temukan resep, kondisi, atau produk yang berkaitan ketika panduannya sudah tersedia.
Rujukan berikut digunakan untuk menyusun penjelasan pada halaman ini.
<p>Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Formularium Ramuan Obat Tradisional Indonesia (FROTI). Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor HK.01.07/MENKES/187/2017; buku Kemenkes RI 2021.</p>
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia · 2021<p>Royal Botanic Gardens, Kew. Plants of the World Online. Euphorbia tirucalli L. Accessed 14 August 2026.</p>
Royal Botanic Gardens, Kew · 2026 Buka sumber asli ↗<p>Binckley S, et al. Euphorbia tirucalli Toxicity. StatPearls. NCBI Bookshelf. Updated 2023.</p>
NCBI Bookshelf / StatPearls · 2023 Buka sumber asli ↗Informasi ini ditujukan untuk edukasi dan tidak menggantikan diagnosis, pemeriksaan, obat, atau penanganan dari tenaga kesehatan. Bukti mengenai suatu bahan dapat berbeda menurut tujuan penggunaan, bentuk sediaan, jumlah yang digunakan, dan kondisi orang yang menggunakannya.