Efek samping yang dilaporkan
FROTI mencatat alergi. Dermatitis kontak/iritasi mungkin terjadi pada produk neem tertentu.
Azadirachta indica A.Juss.
Mimba (Azadirachta indica A.Juss.) atau neem adalah tanaman yang daunnya digunakan pada berbagai tradisi kulit. FROTI mencantumkan daun segar untuk eksim, tetapi review dermatologi menegaskan bahwa studi manusia masih terbatas.
Review dermatologi 2021 menyebut banyak penggunaan tradisional neem memiliki dukungan in-vitro/hewan, tetapi kelangkaan uji manusia membatasi kesimpulan klinis. Tidak cukup bukti untuk menjadikan Mimba sebagai terapi utama eksim.
Tidak menyatakan Mimba menyembuhkan eczema/dermatitis, infeksi kulit, psoriasis atau kondisi lain.
Perhatikan efek samping, interaksi, kondisi khusus, dan tanda yang memerlukan bantuan medis.
Penggunaan topical dapat menyebabkan alergi/iritasi. Daun, neem oil dan produk oral memiliki profil risiko berbeda; penggunaan oral tidak digeneralisasi dari data topical.
FROTI mencatat alergi. Dermatitis kontak/iritasi mungkin terjadi pada produk neem tertentu.
Interaksi topical klinis belum cukup ditetapkan. Produk oral/suplemen memerlukan evaluasi terpisah.
Hindari bila alergi atau terjadi iritasi; jangan oleskan pada kulit terinfeksi berat atau luka luas tanpa evaluasi.
Data penggunaan medicinal pada kehamilan/menyusui belum memadai; hindari penggunaan pekat tanpa arahan tenaga kesehatan.
Anak kecil, ibu hamil/menyusui, kulit sangat sensitif, dermatitis berat/luas, atau pengguna produk neem oil pekat.
Sampaikan penggunaan produk neem pada area kulit yang akan menjalani tindakan. Hentikan bila muncul dermatitis kontak yang jelas.
Mimba digunakan dalam berbagai praktik tradisional dan produk kulit. Evidence modern tidak seragam menurut bagian tanaman dan formulasi.
FROTI mencantumkan daun segar Mimba pada konteks eksim, melarang pada alergi dan membatasi penggunaan tidak lebih dari 3 minggu; efek samping yang dicatat adalah alergi.
Temukan resep, kondisi, atau produk yang berkaitan ketika panduannya sudah tersedia.
Rujukan berikut digunakan untuk menyusun penjelasan pada halaman ini.
<p>Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Formularium Ramuan Obat Tradisional Indonesia (FROTI). Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor HK.01.07/MENKES/187/2017; buku Kemenkes RI 2021.</p>
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia · 2021<p>Royal Botanic Gardens, Kew. Plants of the World Online. Azadirachta indica A.Juss. Accessed 14 August 2026.</p>
Royal Botanic Gardens, Kew · 2026 Buka sumber asli ↗<p>Gopinath H, Karthikeyan K. Neem in Dermatology: Shedding Light on the Traditional Panacea. Indian J Dermatol. 2021;66(6):706. PMID:35283494.</p>
Indian Journal of Dermatology / PubMed · 2021 Buka sumber asli ↗Informasi ini ditujukan untuk edukasi dan tidak menggantikan diagnosis, pemeriksaan, obat, atau penanganan dari tenaga kesehatan. Bukti mengenai suatu bahan dapat berbeda menurut tujuan penggunaan, bentuk sediaan, jumlah yang digunakan, dan kondisi orang yang menggunakannya.