Bahan Herbal

Lempuyang Wangi

Zingiber zerumbet subsp. zerumbet (FROTI: Zingiber aromaticum Valeton & Van Zijp)

Lempuyang Wangi (Zingiber zerumbet subsp. zerumbet (FROTI: Zingiber aromaticum Valeton & Van Zijp)) adalah rimpang Zingiber yang FROTI tulis sebagai Zingiber aromaticum. Kew saat ini menempatkan nama tersebut sebagai sinonim Zingiber zerumbet subsp. zerumbet.

Belum cukup dievaluasi FROTI menggunakan rimpang segar.
Tentang Bukti Ilmiah

Apa yang diketahui dari penelitian tentang Lempuyang Wangi

Gambaran bukti saat ini Belum cukup dievaluasi

Scoping review modern menunjukkan potensi biologis Zingiber zerumbet, namun belum menyediakan bukti klinis manusia yang cukup untuk menyatakan Lempuyang Wangi efektif untuk ‘masuk angin’ atau keluhan pencernaan tertentu.

Yang perlu dipahami

Tidak menyatakan Lempuyang Wangi mengobati infeksi, gangguan pencernaan, masuk angin sebagai diagnosis medis, atau penyakit lain.

Sebelum Menggunakan

Hal yang perlu diperhatikan

Perhatikan efek samping, interaksi, kondisi khusus, dan tanda yang memerlukan bantuan medis.

FROTI menulis larangan, peringatan, efek samping dan interaksi sebagai belum dilaporkan. Hal itu tidak dianggap bukti aman; data keamanan manusia untuk dosis medicinal/ekstrak masih terbatas.

Efek samping yang dilaporkan

Alergi atau gangguan pencernaan mungkin terjadi; profil efek samping manusia belum terkarakterisasi dengan baik untuk sediaan pekat.

Interaksi obat, suplemen & herbal

Interaksi obat klinis spesifik belum cukup ditetapkan.

Kapan perlu berhati-hati

Hindari bila alergi terhadap Zingiberaceae atau bila identitas bahan tidak pasti.

Kehamilan & menyusui

Data penggunaan medicinal pada kehamilan/menyusui belum memadai; hindari penggunaan pekat tanpa penilaian tenaga kesehatan.

Siapa yang perlu lebih berhati-hati

Ibu hamil/menyusui, anak, orang dengan penyakit kronis atau pengguna ekstrak/minyak atsiri pekat.

Operasi & prosedur medis

Sampaikan penggunaan suplemen/ekstrak kepada tenaga kesehatan sebelum prosedur.

Segera Cari Bantuan Medis

Hentikan penggunaan dan cari pertolongan jika...

  • Nyeri perut berat, muntah menetap, demam tinggi, dehidrasi, atau darah pada muntah/tinja memerlukan evaluasi medis.
  • Reaksi alergi berat memerlukan pertolongan segera.
Penggunaan & Tradisi

Penggunaan sehari-hari dan riwayat tradisional

Penggunaan umum

Lempuyang Wangi digunakan dalam tradisi Indonesia sebagai rimpang aromatik. Bukti modern banyak berasal dari studi fitokimia, laboratorium dan hewan.

Riwayat / tradisi

Catatan koreksi sumber: FROTI mencantumkan Lempuyang Wangi pada Ramuan Untuk Masuk Angin (bagian 24), bukan pada Ramuan Untuk Perut Kembung. Master Inventory sebelumnya memetakan bahan ini ke kondisi no.23; batch ini mengikuti isi FROTI.

Baca Juga

Informasi yang berkaitan dengan bahan ini

Temukan resep, kondisi, atau produk yang berkaitan ketika panduannya sudah tersedia.

Referensi

Sumber yang digunakan

Rujukan berikut digunakan untuk menyusun penjelasan pada halaman ini.

1

Formularium Ramuan Obat Tradisional Indonesia (FROTI)

<p>Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Formularium Ramuan Obat Tradisional Indonesia (FROTI). Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor HK.01.07/MENKES/187/2017; buku Kemenkes RI 2021.</p>

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia · 2021
2

Kew Plants of the World Online — Zingiber aromaticum Valeton

<p>Royal Botanic Gardens, Kew. Plants of the World Online. Zingiber aromaticum Valeton. Accessed 14 August 2026.</p>

Royal Botanic Gardens, Kew · 2026 Buka sumber asli ↗
3

Zingiber zerumbet: A Scoping Review of its Medicinal Properties

<p>Chan JSW, et al. Zingiber zerumbet: A Scoping Review of its Medicinal Properties. 2024. PMID:38035621.</p>

PubMed-indexed peer-reviewed literature · 2024 Buka sumber asli ↗
Tentang Konten Ini

Penulis dan pembaruan informasi

Disusun oleh halobekamofficial
Terakhir diperbarui 14 August 2026
Referensi 3 sumber
Catatan penting

Informasi ini ditujukan untuk edukasi dan tidak menggantikan diagnosis, pemeriksaan, obat, atau penanganan dari tenaga kesehatan. Bukti mengenai suatu bahan dapat berbeda menurut tujuan penggunaan, bentuk sediaan, jumlah yang digunakan, dan kondisi orang yang menggunakannya.