Efek samping yang dilaporkan
Reaksi alergi dan gangguan pencernaan mungkin terjadi; profil efek samping menurut dosis/sediaan belum terkarakterisasi dengan baik.
Artemisia vulgaris L.
Baru Cina (Artemisia vulgaris L.) atau mugwort adalah herba Artemisia yang memiliki penggunaan tradisional, tetapi bukti manfaat klinis untuk nyeri haid belum memadai dan NCCIH menyatakan keamanan oral/topikal secara umum belum cukup diketahui.
NCCIH menyatakan belum cukup bukti untuk menentukan efektivitas mugwort bagi kondisi kesehatan dan belum cukup bukti keselamatan penggunaan oral/topikal. Karena itu klaim nyeri haid tetap dibatasi sebagai tradisional.
Tidak menyatakan Baru Cina mengobati dismenore, mengatur hormon, memperlancar haid, endometriosis, atau penyakit reproduksi.
Perhatikan efek samping, interaksi, kondisi khusus, dan tanda yang memerlukan bantuan medis.
Keamanan oral/topikal belum cukup ditetapkan. Risiko alergi terutama pada orang sensitif terhadap tanaman Asteraceae perlu diperhatikan.
Reaksi alergi dan gangguan pencernaan mungkin terjadi; profil efek samping menurut dosis/sediaan belum terkarakterisasi dengan baik.
Interaksi obat klinis yang mapan belum cukup diketahui.
Hindari bila alergi terhadap Artemisia/Asteraceae.
NCCIH menyatakan mugwort tidak boleh digunakan saat hamil; keamanan saat menyusui juga kurang diketahui.
Ibu hamil/menyusui, orang dengan alergi serbuk sari/Asteraceae, anak, dan pengguna minyak atsiri/ekstrak pekat.
Sampaikan penggunaan suplemen/herbal kepada tenaga kesehatan sebelum prosedur.
Baru Cina termasuk Artemisia aromatik. Bukti dari tradisi, moksibusi, ekstrak dan minyak atsiri harus dipisahkan menurut bentuk sediaan.
FROTI mencantumkan Baru Cina pada konteks nyeri haid. Data ini dicatat sebagai traditional use dan tidak dianggap bukti bahwa Artemisia vulgaris mengobati penyebab dismenore.
Temukan resep, kondisi, atau produk yang berkaitan ketika panduannya sudah tersedia.
Rujukan berikut digunakan untuk menyusun penjelasan pada halaman ini.
<p>Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Formularium Ramuan Obat Tradisional Indonesia (FROTI). Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor HK.01.07/MENKES/187/2017; buku Kemenkes RI 2021.</p>
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia · 2021<p>Royal Botanic Gardens, Kew. Plants of the World Online. Artemisia vulgaris L. Accessed 14 August 2026.</p>
Royal Botanic Gardens, Kew · 2026 Buka sumber asli ↗<p>National Center for Complementary and Integrative Health. Mugwort: Usefulness and Safety. Accessed 14 August 2026.</p>
National Institutes of Health · 2026 Buka sumber asli ↗Informasi ini ditujukan untuk edukasi dan tidak menggantikan diagnosis, pemeriksaan, obat, atau penanganan dari tenaga kesehatan. Bukti mengenai suatu bahan dapat berbeda menurut tujuan penggunaan, bentuk sediaan, jumlah yang digunakan, dan kondisi orang yang menggunakannya.