Resep Herbal

Rebusan Brotowali FROTI — Kencing Manis

FROTI memasukkan Brotowali dalam kelompok “Ramuan Untuk Kencing Manis”.

Waktu: Sekitar 20–30 menit. Tingkat: Mudah
Bahan yang Digunakan

Kenali bahan sebelum membuat resep

Klik setiap bahan untuk membaca informasi penggunaan, penelitian, dan keamanannya.

Komposisi

Bahan dan takaran

  • Batang Brotowali: 2 × 7,5 g per hari menurut FROTI.
  • Air: 300 mL, direbus hingga menjadi separuh.
Bila perlu mengganti bahan

Jangan mengganti dengan ekstrak/suplemen Tinospora lain atau spesies Tinospora yang berbeda.

Cara Membuat

Langkah penyajian

  1. Rebus bahan dengan 300 mL air.
  2. Lanjutkan hingga menjadi separuh.
  3. Dinginkan.
  4. Saring.
Setelah Dibuat

Cara menyajikan dan menyimpan

Cara menyajikan

Menurut FROTI diminum sekaligus pada setiap pembuatan. Status Draft.

Penyimpanan

Tidak ada instruksi penyimpanan; buat segar.

Sebelum Mengonsumsi

Hal yang perlu diperhatikan

Keamanan bergantung pada bahan, jumlah, kondisi kesehatan, usia, serta obat atau suplemen yang sedang digunakan.

Batas penggunaan

FROTI melarang pada kehamilan dan menyusui serta memperingatkan gangguan fungsi hati.

Alergi

FROTI mencatat mual dan muntah. Literatur modern mendokumentasikan hepatotoksisitas, termasuk kasus hepatitis berat.

Obat dan kemungkinan interaksi

FROTI mencantumkan interaksi dengan obat yang mengganggu fungsi hati.

Kehamilan, menyusui & kondisi khusus

Uji klinis terkontrol yang tersedia tidak mendukung Tinospora crispa 3 g/hari sebagai terapi tambahan diabetes. Jangan gunakan untuk menggantikan obat diabetes.

Segera Cari Bantuan Medis

Jangan mengandalkan resep rumahan bila muncul tanda bahaya

Mata/kulit kuning, urin gelap, muntah berat, nyeri perut kanan atas, lemas berat, kebingungan atau gejala gula darah abnormal berat memerlukan evaluasi segera.

Baca Juga

Informasi lain yang berkaitan

Hubungan ini membantu Anda melanjutkan pembacaan, bukan menyatakan bahwa resep ini merupakan pengobatan untuk suatu kondisi.

Referensi

Sumber yang digunakan

Referensi berikut membantu menjelaskan penggunaan dan keamanan bahan pada resep ini.

1

Formularium Ramuan Obat Tradisional Indonesia (FROTI)

<p>Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Formularium Ramuan Obat Tradisional Indonesia (FROTI). Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor HK.01.07/MENKES/187/2017; buku Kemenkes RI 2021.</p>

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia · 2021
2

Randomized controlled trial of Tinospora crispa for additional therapy in patients with type 2 diabetes mellitus

<p>Sangsuwan C, et al. Randomized controlled trial of Tinospora crispa for additional therapy in patients with type 2 diabetes mellitus. 2004. PMID:15222526.</p>

PubMed-indexed clinical literature · 2004 Buka sumber asli ↗
3

Literature review of liver injury induced by Tinospora crispa associated with two cases of acute fulminant hepatitis

<p>Huang WT, et al. Literature review of liver injury induced by Tinospora crispa associated with two cases of acute fulminant hepatitis. 2019. PMID:30670256.</p>

PubMed-indexed peer-reviewed literature · 2019 Buka sumber asli ↗
4

NHS — Type 2 diabetes

<p>NHS. Type 2 diabetes. Current page accessed 14 August 2026.</p>

National Health Service (UK) · 2026 Buka sumber asli ↗
Tentang Konten Ini

Penulis dan pembaruan informasi

Disusun olehhalobekamofficial
Terakhir diperbarui14 August 2026
Referensi4 sumber
Catatan resep

Informasi ini mendokumentasikan ramuan tradisional FROTI untuk tujuan edukasi. Penyajian tidak berarti ramuan terbukti efektif atau menggantikan diagnosis, obat diabetes, program pengelolaan berat badan, imaging, operasi, atau perawatan medis.

Catatan penting

Informasi ini ditujukan untuk edukasi. Resep herbal bukan pengganti diagnosis, pemeriksaan, obat, atau penanganan dari tenaga kesehatan. Bila Anda memiliki kondisi kesehatan tertentu atau menggunakan obat rutin, pertimbangkan informasi keamanan setiap bahan sebelum menggunakannya.