Resep Herbal

Perasan Pucuk Daun Jambu Biji FROTI — Mencret

FROTI memasukkan Jambu Biji dalam kelompok “Ramuan Untuk Mencret”.

Waktu: Sekitar 10–15 menit. Tingkat: Mudah
Bahan yang Digunakan

Kenali bahan sebelum membuat resep

Klik setiap bahan untuk membaca informasi penggunaan, penelitian, dan keamanannya.

Komposisi

Bahan dan takaran

  • Pucuk daun Jambu Biji segar: 3 × 30 g daun per hari menurut FROTI.
  • Air hangat: ½ cangkir per pembuatan.
  • Garam: secukupnya menurut FROTI.
  • FROTI membatasi penggunaan selama 3 hari bila perlu.
Bila perlu mengganti bahan

Jangan mengganti dengan ekstrak pekat atau buah Jambu Biji; bagian dan sediaan berbeda.

Cara Membuat

Langkah penyajian

  1. Haluskan pucuk daun segar.
  2. Tambahkan garam secukupnya dan ½ cangkir air hangat.
  3. Saring.
Setelah Dibuat

Cara menyajikan dan menyimpan

Cara menyajikan

Menurut FROTI diminum sekaligus pada tiap pembuatan.

Penyimpanan

Tidak ada instruksi penyimpanan; buat segar.

Sebelum Mengonsumsi

Hal yang perlu diperhatikan

Keamanan bergantung pada bahan, jumlah, kondisi kesehatan, usia, serta obat atau suplemen yang sedang digunakan.

Batas penggunaan

FROTI melarang pada alergi dan membatasi penggunaan tidak lebih dari 3 hari. WHO menempatkan penggantian cairan dan elektrolit sebagai inti penanganan diare.

Alergi

FROTI mencatat alergi dan sembelit.

Obat dan kemungkinan interaksi

FROTI menulis interaksi belum dilaporkan; jangan menganggap pasti tidak ada interaksi.

Kehamilan, menyusui & kondisi khusus

Bayi/anak, lansia, kehamilan, imunokompromais, penyakit ginjal, atau diare dengan dehidrasi memerlukan ambang evaluasi lebih rendah. Ramuan tidak menggantikan ORS.

Segera Cari Bantuan Medis

Jangan mengandalkan resep rumahan bila muncul tanda bahaya

Tidak mampu minum, sangat lemas/mengantuk, mata cekung, sangat haus, urin sangat sedikit, darah pada tinja, demam tinggi, nyeri perut berat, atau diare memburuk memerlukan evaluasi medis.

Baca Juga

Informasi lain yang berkaitan

Hubungan ini membantu Anda melanjutkan pembacaan, bukan menyatakan bahwa resep ini merupakan pengobatan untuk suatu kondisi.

Referensi

Sumber yang digunakan

Referensi berikut membantu menjelaskan penggunaan dan keamanan bahan pada resep ini.

1

Formularium Ramuan Obat Tradisional Indonesia (FROTI)

<p>Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Formularium Ramuan Obat Tradisional Indonesia (FROTI). Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor HK.01.07/MENKES/187/2017; buku Kemenkes RI 2021.</p>

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia · 2021
2

A randomized open label efficacy clinical trial of oral guava leaf decoction in acute uncomplicated diarrhoea

<p>Birdi T, et al. A randomized open label efficacy clinical trial of oral guava leaf decoction in adult acute uncomplicated diarrhoea. 2020. PMID:32507357.</p>

PubMed-indexed clinical literature · 2020 Buka sumber asli ↗
3

WHO — Diarrhoeal disease

<p>World Health Organization. Diarrhoeal disease. 7 March 2024. Accessed 14 August 2026.</p>

World Health Organization · 2024 Buka sumber asli ↗
Tentang Konten Ini

Penulis dan pembaruan informasi

Disusun olehhalobekamofficial
Terakhir diperbarui14 August 2026
Referensi3 sumber
Catatan resep

Informasi ini mendokumentasikan ramuan tradisional FROTI untuk tujuan edukasi. Penyajian tidak berarti ramuan terbukti efektif atau menggantikan diagnosis, rehidrasi, program pengelolaan berat badan, evaluasi disfungsi ereksi, atau penanganan saluran kemih.

Catatan penting

Informasi ini ditujukan untuk edukasi. Resep herbal bukan pengganti diagnosis, pemeriksaan, obat, atau penanganan dari tenaga kesehatan. Bila Anda memiliki kondisi kesehatan tertentu atau menggunakan obat rutin, pertimbangkan informasi keamanan setiap bahan sebelum menggunakannya.