Efek samping yang dilaporkan
FROTI menulis efek samping belum dilaporkan; alergi atau gangguan pencernaan tetap mungkin.
Syzygium polyanthum (Wight) Walp.
Salam (Syzygium polyanthum (Wight) Walp.) adalah daun aromatik yang umum dipakai sebagai bumbu dan juga memiliki riwayat penggunaan tradisional untuk kencing manis. Evidence modern untuk efek glikemik masih terutama pra-klinis.
Penelitian modern menunjukkan aktivitas α-glukosidase dan efek antidiabetes pada studi laboratorium/hewan, tetapi belum cukup bukti klinis manusia untuk menyatakan daun Salam efektif sebagai terapi diabetes.
Tidak menyatakan Salam mengobati diabetes atau menggantikan diet, aktivitas fisik, monitoring gula darah, insulin, atau obat antidiabetes.
Perhatikan efek samping, interaksi, kondisi khusus, dan tanda yang memerlukan bantuan medis.
Data keamanan manusia untuk konsumsi medicinal pekat/berulang masih terbatas. FROTI tidak menganjurkan pada kelainan hati dan ginjal.
FROTI menulis efek samping belum dilaporkan; alergi atau gangguan pencernaan tetap mungkin.
Interaksi klinis belum mapan. Karena terdapat potensi efek glikemik, pengguna obat diabetes sebaiknya memonitor dan berkonsultasi.
Hindari penggunaan medicinal tanpa penilaian tenaga kesehatan pada gangguan hati/ginjal atau alergi Myrtaceae.
Data dosis medicinal saat hamil/menyusui belum cukup. Penggunaan bumbu pangan tidak disamakan dengan rebusan pekat.
Penyakit hati/ginjal, diabetes dengan obat, kehamilan/menyusui, anak, dan pengguna ekstrak pekat.
Informasikan penggunaan suplemen/rebusan pekat kepada tenaga kesehatan sebelum prosedur.
Daun Salam lazim digunakan dalam masakan Indonesia. Penggunaan sebagai bumbu dan penggunaan sebagai rebusan medicinal perlu dibedakan.
FROTI mencantumkan daun Salam untuk kencing manis dan memperingatkan bahwa penggunaannya tidak dianjurkan pada kelainan hati dan ginjal.
Temukan resep, kondisi, atau produk yang berkaitan ketika panduannya sudah tersedia.
Rujukan berikut digunakan untuk menyusun penjelasan pada halaman ini.
<p>Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Formularium Ramuan Obat Tradisional Indonesia (FROTI). Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor HK.01.07/MENKES/187/2017; buku Kemenkes RI 2021.</p>
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia · 2021<p>Royal Botanic Gardens, Kew. Plants of the World Online. Syzygium polyanthum (Wight) Walp. Accessed 14 August 2026.</p>
Royal Botanic Gardens, Kew · 2026 Buka sumber asli ↗<p>Syabana MA, et al. α-glucosidase inhibitors from Syzygium polyanthum (Wight) Walp leaves. 2022. PMID:34508803.</p>
PubMed-indexed peer-reviewed literature · 2022 Buka sumber asli ↗Informasi ini ditujukan untuk edukasi dan tidak menggantikan diagnosis, pemeriksaan, obat, atau penanganan dari tenaga kesehatan. Bukti mengenai suatu bahan dapat berbeda menurut tujuan penggunaan, bentuk sediaan, jumlah yang digunakan, dan kondisi orang yang menggunakannya.