Bahan Herbal

Kumis Kucing

Orthosiphon aristatus (Blume) Miq. (FROTI: Orthosiphon stamineus Benth.)

Kumis Kucing (Orthosiphon aristatus (Blume) Miq. (FROTI: Orthosiphon stamineus Benth.)) adalah daun herbal yang mempunyai monograf resmi EMA untuk traditional use pada keluhan saluran kemih ringan dengan tujuan meningkatkan jumlah urin sebagai pembilas.

Dominan penggunaan tradisional FROTI menggunakan daun segar; EMA menggunakan Orthosiphonis folium.
Tentang Bukti Ilmiah

Apa yang diketahui dari penelitian tentang Kumis Kucing

Gambaran bukti saat ini Dominan penggunaan tradisional

EMA menerima penggunaan tradisional daun Orthosiphon aristatus untuk meningkatkan jumlah urin sebagai terapi pembilas/adjuvan pada keluhan saluran kemih ringan. Dasarnya traditional use, bukan bukti uji klinis kuat.

Yang perlu dipahami

Tidak menyatakan Kumis Kucing mengobati infeksi saluran kemih, gagal ginjal, batu ginjal, pembesaran prostat, atau menggantikan antibiotik/tindakan medis.

Sebelum Menggunakan

Hal yang perlu diperhatikan

Perhatikan efek samping, interaksi, kondisi khusus, dan tanda yang memerlukan bantuan medis.

Harus ada asupan cairan yang cukup bila tidak ada kontraindikasi medis. Tidak digunakan ketika peningkatan cairan tidak dianjurkan, misalnya edema karena penyakit jantung/ginjal.

Efek samping yang dilaporkan

Keluhan lambung atau reaksi alergi dapat terjadi; data efek samping berbeda menurut sediaan.

Interaksi obat, suplemen & herbal

Interaksi klinis spesifik terbatas; penggunaan bersama diuretik atau obat tekanan darah perlu didiskusikan karena efek cairan/urin dapat bertumpang tindih.

Kapan perlu berhati-hati

Hindari penggunaan sebagai ‘pembilas’ bila dokter membatasi cairan atau terdapat edema karena penyakit jantung/ginjal.

Kehamilan & menyusui

EMA menyatakan keamanan pada kehamilan/menyusui belum ditetapkan dan penggunaan tidak direkomendasikan tanpa data cukup.

Siapa yang perlu lebih berhati-hati

Penyakit jantung/ginjal, pembatasan cairan, kehamilan/menyusui, anak, pengguna diuretik/antihipertensi.

Operasi & prosedur medis

Sampaikan penggunaan kepada dokter sebelum prosedur; status hidrasi dan elektrolit perlu diperhatikan.

Segera Cari Bantuan Medis

Hentikan penggunaan dan cari pertolongan jika...

  • Demam, nyeri pinggang hebat, darah pada urin, sulit/tidak bisa kencing, muntah, atau nyeri saat kencing yang memburuk memerlukan evaluasi medis.
  • Sesak/bengkak pada pasien penyakit jantung/ginjal bukan kondisi untuk meningkatkan cairan atau diuresis mandiri.
Penggunaan & Tradisi

Penggunaan sehari-hari dan riwayat tradisional

Penggunaan umum

Kumis Kucing dikenal sebagai Java tea dan memiliki tradisi penggunaan pada saluran kemih.

Riwayat / tradisi

FROTI mencantumkan Kumis Kucing untuk melancarkan air seni, melarang pada edema akibat gangguan ginjal/jantung dan menekankan kecukupan minum.

Baca Juga

Informasi yang berkaitan dengan bahan ini

Temukan resep, kondisi, atau produk yang berkaitan ketika panduannya sudah tersedia.

Referensi

Sumber yang digunakan

Rujukan berikut digunakan untuk menyusun penjelasan pada halaman ini.

1

Formularium Ramuan Obat Tradisional Indonesia (FROTI)

<p>Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Formularium Ramuan Obat Tradisional Indonesia (FROTI). Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor HK.01.07/MENKES/187/2017; buku Kemenkes RI 2021.</p>

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia · 2021
2

Kew Plants of the World Online — Orthosiphon aristatus (Blume) Miq.

<p>Royal Botanic Gardens, Kew. Plants of the World Online. Orthosiphon aristatus (Blume) Miq. Accessed 14 August 2026.</p>

Royal Botanic Gardens, Kew · 2026 Buka sumber asli ↗
3

European Union herbal monograph on Orthosiphon aristatus var. aristatus, folium — Revision 1

<p>European Medicines Agency, HMPC. European Union herbal monograph on Orthosiphon aristatus (Blume) Miq. var. aristatus, folium - Revision 1. 2021.</p>

European Medicines Agency · 2021 Buka sumber asli ↗
Tentang Konten Ini

Penulis dan pembaruan informasi

Disusun oleh halobekamofficial
Terakhir diperbarui 14 August 2026
Referensi 3 sumber
Catatan penting

Informasi ini ditujukan untuk edukasi dan tidak menggantikan diagnosis, pemeriksaan, obat, atau penanganan dari tenaga kesehatan. Bukti mengenai suatu bahan dapat berbeda menurut tujuan penggunaan, bentuk sediaan, jumlah yang digunakan, dan kondisi orang yang menggunakannya.