Efek samping yang dilaporkan
Alergi dan sembelit dapat terjadi.
Psidium guajava L.
Jambu Biji (Psidium guajava L.) adalah buah pangan dengan daun yang memiliki penggunaan tradisional pada diare. Ada studi manusia pada sediaan daun tertentu, tetapi hasil tidak boleh digeneralisasi ke semua diare.
Studi klinis manusia pada dekok/fitopreparat daun menunjukkan potensi pada diare akut tidak rumit pada populasi tertentu. Evidence ini tidak berlaku untuk diare berdarah, kolera, dehidrasi, anak kecil, atau semua etiologi diare.
Tidak menyatakan daun Jambu Biji menyembuhkan semua diare atau menggantikan rehidrasi oral, diagnosis infeksi, antibiotik bila terindikasi, atau pertolongan medis.
Perhatikan efek samping, interaksi, kondisi khusus, dan tanda yang memerlukan bantuan medis.
FROTI membatasi penggunaan hingga 3 hari. Risiko yang disebut adalah alergi dan sembelit; hidrasi tetap prioritas pada diare.
Alergi dan sembelit dapat terjadi.
FROTI menulis interaksi belum dilaporkan; pengguna obat rutin tetap perlu memperhatikan sediaan ekstrak pekat.
Hindari bila alergi terhadap Jambu Biji/Myrtaceae.
Data medicinal spesifik selama kehamilan/menyusui belum cukup untuk rekomendasi mandiri; konsumsi buah sebagai pangan berbeda.
Bayi/anak kecil, lansia, ibu hamil, imunokompromais, diare berdarah atau dehidrasi.
Sampaikan penggunaan ekstrak/suplemen bila relevan sebelum prosedur.
Jambu Biji terutama dikenal sebagai buah pangan, sementara daun digunakan pada beberapa tradisi untuk gangguan saluran cerna.
FROTI mencantumkan pucuk daun segar untuk mencret, melarang pada alergi, membatasi penggunaan maksimal 3 hari dan mencatat alergi serta sembelit sebagai efek samping.
Temukan resep, kondisi, atau produk yang berkaitan ketika panduannya sudah tersedia.
Rujukan berikut digunakan untuk menyusun penjelasan pada halaman ini.
<p>Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Formularium Ramuan Obat Tradisional Indonesia (FROTI). Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor HK.01.07/MENKES/187/2017; buku Kemenkes RI 2021.</p>
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia · 2021<p>Royal Botanic Gardens, Kew. Plants of the World Online. Psidium guajava L. Accessed 14 August 2026.</p>
Royal Botanic Gardens, Kew · 2026 Buka sumber asli ↗<p>Birdi T, et al. A randomized open label efficacy clinical trial of oral guava leaf decoction in adult acute uncomplicated diarrhoea. 2020. PMID:32507357.</p>
PubMed-indexed clinical literature · 2020 Buka sumber asli ↗Informasi ini ditujukan untuk edukasi dan tidak menggantikan diagnosis, pemeriksaan, obat, atau penanganan dari tenaga kesehatan. Bukti mengenai suatu bahan dapat berbeda menurut tujuan penggunaan, bentuk sediaan, jumlah yang digunakan, dan kondisi orang yang menggunakannya.