Bahan Herbal

Timi

Thymus vulgaris L.

Timi (Thymus vulgaris L.) atau thyme adalah herba aromatik. EMA mengakui penggunaan tradisional sediaan herba timi tertentu untuk batuk berdahak yang berkaitan dengan selesma, dengan batas sediaan dan usia yang jelas.

Dominan penggunaan tradisional FROTI menggunakan herba segar; monograf EMA membahas daun dan bunga/herba timi pada sediaan tertentu.
Tentang Bukti Ilmiah

Apa yang diketahui dari penelitian tentang Timi

Gambaran bukti saat ini Dominan penggunaan tradisional

EMA menyimpulkan bahwa sediaan herba timi tertentu dapat digunakan berdasarkan penggunaan tradisional untuk batuk berdahak terkait selesma. Dasarnya adalah long-standing use; bukti uji klinis belum cukup untuk kesimpulan efektivitas kuat.

Yang perlu dipahami

Tidak menyatakan timi menyembuhkan infeksi saluran napas, pneumonia, asma, atau penyakit lain.

Sebelum Menggunakan

Hal yang perlu diperhatikan

Perhatikan efek samping, interaksi, kondisi khusus, dan tanda yang memerlukan bantuan medis.

Risiko utama yang disebut EMA adalah alergi terhadap thyme/Lamiaceae dan kemungkinan gangguan lambung. Minyak atsiri tidak disamakan dengan teh/herba.

Efek samping yang dilaporkan

Gangguan lambung dan reaksi alergi dapat terjadi.

Interaksi obat, suplemen & herbal

Interaksi spesifik tidak ditetapkan pada ringkasan EMA; pengguna obat rutin perlu memeriksa produk/sediaan yang digunakan.

Kapan perlu berhati-hati

Jangan gunakan bila alergi terhadap thyme atau tanaman famili Lamiaceae.

Kehamilan & menyusui

FROTI mencantumkan kehamilan dan menyusui sebagai larangan pada formulasi tersebut. Penggunaan medicinal sebaiknya tidak dilakukan tanpa penilaian tenaga kesehatan.

Siapa yang perlu lebih berhati-hati

Anak perlu mengikuti batas usia sesuai preparat; EMA menyebut kebanyakan preparat untuk >12 tahun dan hanya beberapa untuk anak >4 tahun.

Operasi & prosedur medis

Sampaikan penggunaan ekstrak/minyak/suplemen timi sebelum prosedur; tidak menetapkan interval penghentian universal.

Segera Cari Bantuan Medis

Hentikan penggunaan dan cari pertolongan jika...

  • Batuk disertai sesak, nyeri dada, bibir kebiruan, darah, kebingungan, atau demam tinggi memerlukan evaluasi medis.
  • Reaksi alergi berat memerlukan pertolongan segera.
  • Gejala yang menetap lebih dari sekitar satu minggu atau memburuk saat menggunakan obat herbal perlu dinilai tenaga kesehatan.
Penggunaan & Tradisi

Penggunaan sehari-hari dan riwayat tradisional

Penggunaan umum

Timi digunakan sebagai bumbu dan bahan herbal. Monograf EMA membatasi kesimpulannya pada preparat herba tertentu dan tidak menyamakan semua produk thyme.

Riwayat / tradisi

FROTI mencantumkan Timi untuk batuk, menggunakan herba segar, serta mencantumkan larangan kehamilan/menyusui dan perhatian pada alergi tertentu. Sumber modern EMA juga menempatkan penggunaan untuk productive cough sebagai traditional use.

Baca Juga

Informasi yang berkaitan dengan bahan ini

Temukan resep, kondisi, atau produk yang berkaitan ketika panduannya sudah tersedia.

Referensi

Sumber yang digunakan

Rujukan berikut digunakan untuk menyusun penjelasan pada halaman ini.

1

Formularium Ramuan Obat Tradisional Indonesia (FROTI)

<p>Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Formularium Ramuan Obat Tradisional Indonesia (FROTI). Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor HK.01.07/MENKES/187/2017; buku Kemenkes RI 2021.</p>

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia · 2021
2

Kew Plants of the World Online — Thymus vulgaris L.

<p>Royal Botanic Gardens, Kew. Plants of the World Online. Thymus vulgaris L. Accessed 14 August 2026.</p>

Royal Botanic Gardens, Kew · 2026 Buka sumber asli ↗
3

European Union herbal monograph — Thymi herba

<p>European Medicines Agency, HMPC. European Union herbal monograph on Thymus vulgaris L. and Thymus zygis L., herba. EMA/HMPC/342332/2013.</p>

European Medicines Agency · 2014 Buka sumber asli ↗
Tentang Konten Ini

Penulis dan pembaruan informasi

Disusun oleh halobekamofficial
Terakhir diperbarui 14 August 2026
Referensi 3 sumber
Catatan penting

Informasi ini ditujukan untuk edukasi dan tidak menggantikan diagnosis, pemeriksaan, obat, atau penanganan dari tenaga kesehatan. Bukti mengenai suatu bahan dapat berbeda menurut tujuan penggunaan, bentuk sediaan, jumlah yang digunakan, dan kondisi orang yang menggunakannya.