Bahan Herbal

Daun Cincau

Cyclea barbata Miers

Daun Cincau (Cyclea barbata Miers) adalah daun cincau hijau yang secara tradisional diolah menjadi gel pangan. Profil keamanan pangan tidak boleh disamakan dengan ekstrak pekat.

Belum cukup dievaluasi FROTI menggunakan daun segar.
Tentang Bukti Ilmiah

Apa yang diketahui dari penelitian tentang Daun Cincau

Gambaran bukti saat ini Belum cukup dievaluasi

Human clinical evidence untuk klaim medicinal Daun Cincau masih tidak memadai. Studi toksisitas hewan terhadap ekstrak menunjukkan bahwa bentuk ekstrak perlu dinilai terpisah dari konsumsi gel sebagai pangan.

Yang perlu dipahami

Tidak menyatakan Daun Cincau mengobati demam, 'panas dalam', hipertensi, gangguan lambung, atau penyakit lain.

Sebelum Menggunakan

Hal yang perlu diperhatikan

Perhatikan efek samping, interaksi, kondisi khusus, dan tanda yang memerlukan bantuan medis.

Data keamanan manusia medicinal masih terbatas dan studi hewan terhadap ekstrak memberikan data yang tidak dapat langsung diterjemahkan menjadi batas konsumsi manusia.

Efek samping yang dilaporkan

Efek samping manusia belum terkarakterisasi dengan baik untuk ekstrak pekat. Alergi atau gangguan pencernaan tetap mungkin terjadi.

Interaksi obat, suplemen & herbal

Interaksi obat klinis belum cukup ditetapkan; produk ekstrak tidak boleh dianggap sama dengan pangan cincau.

Kapan perlu berhati-hati

Hindari bila alergi. Hindari ekstrak pekat tanpa informasi komposisi dan keamanan yang jelas.

Kehamilan & menyusui

Data penggunaan medicinal pada kehamilan/menyusui tidak memadai; konsumsi pangan biasa dan ekstrak pekat harus dibedakan.

Siapa yang perlu lebih berhati-hati

Ibu hamil/menyusui, anak kecil, orang dengan kondisi kronis, atau pengguna produk ekstrak pekat memerlukan kehati-hatian lebih.

Operasi & prosedur medis

Sampaikan penggunaan ekstrak/suplemen kepada tenaga kesehatan sebelum prosedur; pangan biasa tidak otomatis memerlukan penghentian.

Segera Cari Bantuan Medis

Hentikan penggunaan dan cari pertolongan jika...

  • Reaksi alergi berat, muntah/diare berat, dehidrasi, atau nyeri perut menetap.
  • Demam tinggi, sulit menelan/bernapas, penurunan kesadaran, atau keluhan yang memburuk bukan kondisi untuk ditangani hanya dengan pangan/herbal.
Penggunaan & Tradisi

Penggunaan sehari-hari dan riwayat tradisional

Penggunaan umum

Daun cincau hijau umum digunakan sebagai pangan berbentuk gel. Riset farmakologi tersedia terutama pada tingkat laboratorium/hewan.

Riwayat / tradisi

FROTI mencantumkan Daun Cincau untuk konteks ‘panas dalam’ dengan daun segar yang diremas bersama air hingga membentuk gel. FROTI mencatat larangan, peringatan, efek samping dan interaksi sebagai belum dilaporkan; keterangan tersebut tidak dianggap bukti aman.

Baca Juga

Informasi yang berkaitan dengan bahan ini

Temukan resep, kondisi, atau produk yang berkaitan ketika panduannya sudah tersedia.

Referensi

Sumber yang digunakan

Rujukan berikut digunakan untuk menyusun penjelasan pada halaman ini.

1

Formularium Ramuan Obat Tradisional Indonesia (FROTI)

<p>Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Formularium Ramuan Obat Tradisional Indonesia (FROTI). Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor HK.01.07/MENKES/187/2017; buku Kemenkes RI 2021.</p>

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia · 2021
2

Kew Plants of the World Online — Cyclea barbata Miers

<p>Royal Botanic Gardens, Kew. Plants of the World Online. Cyclea barbata Miers. Accessed 14 August 2026.</p>

Royal Botanic Gardens, Kew · 2026 Buka sumber asli ↗
3

LD50 Acute Toxicity Test of Green Grass Jelly (Cyclea barbata Miers) Leaf Extract Against Mice

<p>Poernomo H, Ma’aruf T, Dewi AS. LD50 Acute Toxicity Test of Green Grass Jelly (Cyclea barbata Miers) Leaf Extract Against Mice. Interdental Jurnal Kedokteran Gigi. 2023;19(1):67-73. DOI:10.46862/interdental.v19i1.6544.</p>

Interdental Jurnal Kedokteran Gigi · 2023 Buka sumber asli ↗
Tentang Konten Ini

Penulis dan pembaruan informasi

Disusun oleh halobekamofficial
Terakhir diperbarui 14 August 2026
Referensi 3 sumber
Catatan penting

Informasi ini ditujukan untuk edukasi dan tidak menggantikan diagnosis, pemeriksaan, obat, atau penanganan dari tenaga kesehatan. Bukti mengenai suatu bahan dapat berbeda menurut tujuan penggunaan, bentuk sediaan, jumlah yang digunakan, dan kondisi orang yang menggunakannya.